Tips Menjaga Kesehatan Gigi
Penulis: Nazwa Salsabiila Utami, mahasiswa jurusan farmasi, FIKES, Universitas Muhammadiyah Malang
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Anggota tubuh yang kita miliki merupakan asset yang sangat berharga untuk kita dalam menjalankan kehidupan. Sehingga dengan demikian, menjaga Kesehatan gigi itu sangat penting. Kesehatan adalah salah satu aspek dari seluruh Kesehatan yang merupakan hasil dari interaksi antara kondisi fisik, mental, dan sosial. Sakit gigi adalah salah satu masalah pada gigi dan mulut yang menyiksa. Pentingnya untuk menjaga Kesehatan gigi adalah Ketika gigi dan gusi tidak dirawat dan rusak, hal itu bisa menyebabkan rasa sakit, gangguan pengunyahan, sariawan. kebersihan gigi dan mulut merupakan salah satu upaya meningkatkan kesehatan gigi dan Mulut bukan sekedar untuk masuknya makanan dan minuman tetapi fungsi mulut lebih dari itu dan tidak banyak menyadari besarnya peranan mulut bagi Kesehatan dan kesejahteraan seseorang. Upaya kesehatan gigi perlu ditinjau dari aspek lingkungan, pengetahuan, Pendidikan, kesadaran dan penanganan Kesehatan gigi termasuk pencegahan dan perawatan. Perawatan gigi dianggap tidak terlalu penting oleh beberapa Masyarakat terutama anak dibawah umur. Timbulnya masalah Kesehatan gigi dan mulut pada seseorang salah satu faktor penyebabnya adalah tingkat pengetahuan. Tingginya angka penyakit gigi dan mulut saat ini sangat di pengaruhi oleh beberapa faktor yang salah satunya adalah faktor perilaku Masyarakat yang belum menyadari pentingnya pemeliharaan Kesehatan gigi dan mulut. Data yang menunjukkan 22,8% penduduk Indonesia tidak menyikat gigi dan dari 77,2% yang menyikat giginya, hanya 8,1% yang menyikat giginya tepat waktu. Tahun 2013, sebeb 24% penduduk bali mempunyai masalah gigi dan mulut, diantara yang bermasalah gigi dan mulut terdapat 38% yang menerima perawatan dan pengobatan dari tangan medis, Dan memang terlalu banyak dari anak di bawah umur dan kaum hawa selalu menyepelekan Kesehatan gigi dan selalu menyepelekan dan kurang berkonsultasi ke puskesmas terdekat, rata-rata tingkat pengetahuan tentang cara memelihara Kesehatan gigi dan mulut itu sangat kecil.
Permasalahan Kesehatan gigi dan mulut di Indonesia terbilang masih sangat tinggi. Hasil riset Kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2018 menyatakan, proporsi terbesar masalah gigi di Indonesia adalah gigi rusak/berlubang (45,3%). Data riset juga menunjukkan, dari 57,6% penduduk bermasalah Kesehatan gigi dan mulut, ternyata yang mengakses layanan Kesehatan gigi hanya sekitar 10,2% saja. Fenomena ini menurut Drg Sandra Intan Sari, Chief Operating Officer Orange Dental, menunjukkan bahwa akses terhadap layanan Kesehatan gigi di tanah air masih terbatas. Layanan Kesehatan gigi, bahkan yang dasar sekalipun, masih belum bisa diakses dengan baik oleh banyak orang. Oleh karena itu, Sandra menilai akses terhadap layanan Kesehatan gigi di Indonesia harus ditingkatkan. Hal ini pula yang menjadi alasan mengapa Orange Dental terus memperluas akses layanan Kesehatan dasar gigi dengan membuka dua cabang baru. Menurut syifail, menyediakan layanan Kesehatan gigi yang mudah di akses dan terjangkau semua orang merupakan hal yang sangat penting. Sakit gigi tidak hanya membuat anda kesulitan untuk makan saja, namun juga dapat mempengaruhi suasana hati dan bahkan Kesehatan anda secara menyeluruh. Sakit gigi adalah rasa nyeri yang anda rasakan di dalam atau sekitar gigi. nyeri yang ditimbulkan dapat berkisar dari ringan hingga parah. Anda bisa merasakan nyeri tajam yang terjadi secara terus menerus atau hilang timbul tidak menentu. Kondisi ini bisa di sebabkan oleh banyak faktor, mulai dari tumbuh gigi, gusi bengkak, gigi berlubang, abses gigi (adanya nanah di dasar gigi), gigi retak/patah, tambalan gigi lama yang rusak dan lain sebagainya. Gejala sakit gigi tidak hanya nyeri saja. Seringnya, kondisi ini disertai dengan gejala lain yang tidak kalah menyiksa. Karena daerah rahang dan gusi yang berdekatan dengan gigi yang terinfeksi mengalami pembengkaan, Anda umumnya akan kesusahan untuk membuka mulut lebar-lebar. Akibatnya, proses menggigit dan mengunyah makanan jadi dua hal yang sulit dilakukan.
Sakit gigi juga dapat membuat gigi anda sangat sensitif terhadap makanan manis serta suhu panas dan dingin. Jika tidak cermat dalam memilih makanan dan minuman yang di konsumsi, gigi anda akan terasa semakin sakit. Bahkan gejala sakit gigi juga sering terjadi gejala pusing, demam, sakit telinga, sakit leher, dan bau mulut. Keseluruhan gejala inilah yang membuat rasa sakit makin menyiksa dan menhambat aktivitas sehari-hari. Meskipun penyakit gigi itu tidak mengancam nyawa, tetapi Sebagian dari kalian pasti menyepelekan penyakit hal tersebut. Dalam beberapa kasus sakit gigi bisa jadi tanda dari kondisi serius yang membutuhkan penanganan medis segera. Maka dari itu harus segera konsultasi ke dokter jika rasa sakit muncul lebih dari dua hari dan disertai dengan demam, sesak nafas, warna merah yang tidak wajar pada gusi, serta keluar nya cairan yang berbau tidak sedap, jika gigi berlubang sudah mencapai pulpa (mengenai syaraf gigi). Dokter juga mungkin akan melakukan prosedur cabut gigi jika hal tersebut memang satu-satunya jalan terbaik. Cara mengobati sakit gigi di rumah, berikut ada 3 cara mudah dan sederhana yang bisa di lakukan untuk meredakan sakit gigi untuk sementara: yang pertama, kompres pakai es batu (untuk meredakan sakit gigi tersebut anda bisa mengompresnya dengan es batu dan cara melakukannya dengan membungkus beberapa keping es batu dalam sebuah handuk kecil., lalu ditempelkan pada area pipi yang bengkak, dan di biarkan selama 15-20 menit), yang kedua, kumur dengan air garam (air garam terbukti membantu meredakan peradangan serta rasa sakit di gusi dan gigi, yang ketiga, meminum obat Pereda nyeri. Cara yang tepat dan baik mencegah sakit gigi yaitu sikat gigi minimal dua kali sehari, melakukan Teknik sikat gigi yang benar, memilih pasta gigi yang tepat. (*)
