Seminar Pemasaran-Pelatihan Inovasi Daun Kelor, Mahasiswa KKN UMLA Praktik Pembuatan Moringa Stik
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN– Bertempat di Desa Titik, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, 17 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) yang terdiri dari berbagai macam program studi melangsungkan program kerja KKN.
Berangkat dari hasil observasi selama di Desa Titik, mahasiswa KKN Kelompok 17 ini bersepakat memilih beberapa program kerja sesuai dengan background keilmuan dan tema KKN UMLA 2024 yakni “Desa Sehat, UMKM Hebat”. Salah satu program kerja yang telah terlaksana yakni seminar pemasaran produk inovasi daun kelor.
Seminar dan pelatihan dilaksanakan hari Ahad, 25 Agustus 2024, Pukul 10.00 WIB hingga 12.00 WIB, bertempat di Balai Desa Titik. Seminar pemasaran UMKM dan pelatihan inovasi daun kelor sebagai bahan camilan sehat ini mengundang Ibu-Ibu PKK Desa Titik sebagai bentuk pemberdayaan perempuan melalui pemanfaatan inovasi daun kelor sebagai bahan makanan yang sehat dan bernilai ekonomis.

Ibu Heny selaku ketua PKK sangat antusias menyambut undangan dari tim KKN UMLA. Kegiatan berjalan dengan lancar, dimulai dengan sambutan dari Bapak Reso Wiyoso selaku kepala Desa Titik. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi terkait apa saja kandungan, manfaat dan olahan inovasi daun kelor oleh Ibu Fais Wahidatul Arifatin, S.S., M.Pd. selaku DPL KKN di Desa Titik.
Kegiatan inti dari pelatihan ini adalah praktik pembuatan morenga stik (stik daun kelor) oleh beberapa mahasiswa prodi S1 Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, diantaranya Ahmad Roqib Bardani, Muhammad Alif Bahrina Rizqy, Arsella Rahmalia Indah, Filzah Hanani dan Eilen Bima. Ibu-Ibu PKK Desa Titik sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti praktik pembuatan olahan daun morenga (kelor), terbukti dari selalu ada pertanyaan yang terlontar mengenai tata cara pembuatan maupun takaran komposisi morenga stik seiring berjalannya praktik pembuatan olahan tersebut.
Seminar ini diakhiri dengan pemaparan terkait pemasaran produk UMKM dengan P4 (product, price, place, and promotion), branding, juga pemanfaatan teknologi sebagai alat pemasaran. Harapan dari program ini dapat mengajak dan memberdayakan Ibu-Ibu PKK untuk membangun UMKM di Desa Titik dengan menumbuhkan inovasi-inovasi baru di kemudian hari. (humas umla/hamim)
