Mahasiswa KKN UMLA Edukasi Personal Hygiene Siswa SDN Desa Bulutengger
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN– Lima mahasiswa KKN dari Universitas Muhammadiyah Lamongan, yang berasal dari Fakultas Ilmu Kesehatan, mengadakan kegiatan edukasi mengenai personal hygiene untuk anak-anak usia sekolah di SDN Bulutengger, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 23 Agustus 2024, dari pukul 08.00 hingga 10.00 WIB dan diikuti oleh 41 siswa kelas 2 dan 3 yang berusia antara 8 hingga 10 tahun.

Para mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini terdiri dari Tusamma Salsabiila (S1 Farmasi), Ratih Arinena Destasya (S1 Keperawatan), Aisyah Putri Setiawati (S1 Keperawatan), Nisyatul Aini Ulfi Utami (S1 Keperawatan), dan Nova Azzazara Wendy (S1 Keperawatan). Dalam acara tersebut, mereka memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan diri, termasuk demonstrasi praktik mencuci tangan dan menggosok gigi yang benar. Siswa-siswa diberi kesempatan untuk mempraktikkan teknik-teknik tersebut di wastafel sekolah, didampingi dan dipandu oleh tim KKN. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud dari program kerja KKN Kelompok 2 yang juga sejalan dengan tema KKN UMLA 2024 yaitu “Desa Sehat, UMKM Hebat”.
Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari siswa dan guru. Para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dan terlihat senang karena mereka sebelumnya tidak mengetahui cara yang benar dalam mencuci tangan dan menggosok gigi. Salah satu guru kelas 2 menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak karena belum pernah dilakukan sebelumnya.

Sebagai langkah lanjutan, tim KKN juga menyerahkan dua buah poster infografis mengenai cara mencuci tangan dan menggosok gigi untuk dipasang di area sekolah. Poster tersebut diharapkan dapat membantu siswa untuk terus mengingat dan menerapkan praktik kebersihan yang baik dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Manfaat dari kegiatan ini meliputi peningkatan kesadaran dan pemahaman siswa tentang pentingnya personal hygiene, yang dapat membantu mengurangi risiko penyakit serta membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini. Edukasi ini juga mendukung program kesehatan sekolah dan berkontribusi pada pembentukan pola hidup bersih di kalangan anak-anak. (humas umla/editor: hamim)
