Sosialisasi Tanam Cambah PMM Kelompok 38 Gelombang 7 Pada Siswa SDN Tunjungsekar 4
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Pada Selasa, 13 Agustus 2024, SDN Tunjungsekar 4, Malang, dipenuhi dengan keceriaan dari para siswa kelas 5 yang mengikuti sosialisasi menanam kecambah. Kegiatan ini diselenggarakan oleh mahasiswa PMM (Pengabdian Mahasiswa oleh Masyarakat) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kelompok 38 Gelombang 7 beranggotakan Nadiyah Fitri, Anggun May Pujihadi, Afifah Anhar Nuraida, Isa Abdullah Ahmad, Muhammad Rafli Rahmansyah di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ramli Ramadhan S.Hut., M.A. dengan tema “Dari Tangan Kecilmu, Tumbuh Tanaman yang Sehat!” Bertujuan untuk mengenalkan proses menanam dan merawat tanaman sederhana, kegiatan ini juga menumbuhkan kecintaan terhadap alam sejak dini pada anak-anak. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang.

Kegiatan ini dibuka oleh Nadiyah Fitri, salah satu pemateri utama dari tim PMM kelompok 38 gelombang 7, yang memberikan penjelasan mengenai pentingnya menanam tumbuhan, terutama kecambah, dalam kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa kecambah tidak hanya mudah ditanam, tetapi juga kaya akan nutrisi dan bisa menjadi pilihan makanan yang sehat bagi keluarga. “Kecambah itu sehat, mudah ditanam, dan bisa dinikmati sebagai makanan yang lezat,” ujar Nadiyah sambil memberikan semangat kepada para siswa. Dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, Nadiyah mendorong siswa untuk mulai menanam dan merawat kecambah, menganggap aktivitas ini sebagai langkah awal dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan.
Setelah mendapatkan penjelasan, para siswa langsung praktik menanam kecambah. Setiap anak menerima wadah berisi kapas basah dan biji kacang hijau, yang kemudian mereka tanam dengan panduan dari anggota PMM, termasuk Afifah. Anak-anak terlihat sangat antusias, seperti Dimas yang bersemangat menunggu kecambahnya tumbuh. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya diajarkan tentang menanam, tetapi juga kesabaran dalam merawat tanaman. Para anggota PMM juga memberikan panduan merawat kecambah, seperti menjaga kelembapan kapas dan memastikan wadah kecambah mendapatkan cukup sinar matahari.

Anak-anak diberikan tugas memantau pertumbuhan kecambah dan mencatat perubahan setiap hari. Aktivitas ini melatih ketelatenan dan kepekaan siswa dalam merawat tanaman, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap makhluk hidup. Selain belajar menanam, para siswa juga diberi edukasi lingkungan oleh anggota PMM. Afifah, salah satu anggota, menjelaskan pentingnya tanaman dalam menjaga keseimbangan alam. “Tanaman menghasilkan oksigen yang sangat kita butuhkan,” ujarnya. Siswa juga diajarkan tentang manfaat kecambah sebagai makanan sehat yang kaya serat, vitamin, dan mineral. Dengan memakan kecambah, mereka akan mendapatkan tubuh yang lebih sehat dan kuat, sebuah edukasi untuk mengadopsi pola makan sehat sejak dini.
Kegiatan yang berlangsung selama dua jam ini diakhiri dengan sesi tanya jawab. Para siswa tampak penasaran, bertanya tentang proses pertumbuhan kecambah, cara memindahkannya ke tanah, hingga apakah kecambah bisa dijadikan makanan sehari-hari. Nadiyah dan timnya menjawab dengan sabar, memberikan pemahaman yang jelas. Di akhir acara, Nadiyah menyatakan rasa senangnya melihat antusiasme anak-anak dan berharap pengalaman ini akan menjadi awal dari kebiasaan baik menjaga lingkungan.
Melalui kegiatan ini, siswa SDN Tunjungsekar 4 tak hanya belajar menanam kecambah, tetapi juga dilatih untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dari kecambah kecil yang mereka tanam, diharapkan tumbuh kecintaan besar terhadap alam serta kesadaran akan pentingnya menjaga bumi kita untuk masa depan yang lebih baik. PMM UMM KELOMPOK 38 GELOMBANG 7 Dari Tangan Kecilmu Tumbuh Tanaman yang Sehat: Menanam, Merawat, dan Menikmati Kecambah Bersama. (penulis/foto: pmm kel 38 gel 7 umm/editor: hamim)
