Mendikbud Ristek Terbitkan Izin Prodi S1 Teknik Industri UMLA
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Kabar baik datang dari Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA). Informasi tersebut langsung disampaikan Rektor UMLA, Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep, Ns, M.Kes, kemarin setelah menerima Keputusan Mendikbud Ristek No 738/E/O/2022.
Pada surat mendikbud ristek tersebut, kata Rektor Aziz menyatakan izin Pembukaan Program Studi Teknik Industri Program Sarjana pada Universitas Muhammadiyah Lamongan. Terbitnya izin Prodi S1 teknik industri UMLA ini berdasarkan surat permohonan Rektor UMLA No. 379/III.3.AU/A 2022 tanggal 9 Agustus 2022 dan surat kepala Lembaga Layanan Pendidikan Wilayah VII No. 1965/LL7/KLA/2022 tanggal 30 Agustus 2022.

Menurut Rektor Aziz tujuan dan harapan membuka prodi teknik industri, ini didasarkan pada need assesment pada kebutuhan sumber daya manuia di bidang industri. Di mana rata-rata industri di wilayah Gresik, Tuban, Bojonegoro, Mojokerto dan Jombang tumbuh 5 persen setiap tahunnya. Belum lagi banyaknya industri kecil dan menengah masih membutuhkan tenaga profesional khususnya di bidang industri.
Hal ini, tandas Rektor Azis seiring dengan revolusi industri 4.0 tumbuh berbagai industri halal dan kreatif. Teknologi informasi, yang butuh pengetahuan dan skill yang profesional dan kompeten di wilayah Lamongan atau sebut saja Se Karisidenan Bojonegaro membutuhkan tenaga-tenaga ahli di bidang quality management system, integrate system, safety management, quality control management system, production planning inventory control atau PPIC, maintanance management dan semisalnya.

Maka, tegas Rektor Aziz sebagai perguruan tinggi yang sudah cukup berpengalaman dan bereputasi dalam mengelola pendidikan, sekaligus memiliki berbagai program studi lain yang turut mendukung melalui sumber daya manusian dan infrastrukturnya, termasuk memberikan pilihan prodi baru dengan siap mengantarkan calon mahasiswa untuk meraih kompetensi masa depan sekaligus meraih keunggulan bersaing, maka UMLA sebagai perguruan tinggi ikut berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya insani tersebut.
Tentunya keunggulan prodi baru ini diarahkan pada management supply chain industri berbasis teknologi industri. (rilis: humas umla/editor: doni osmon)
