Manfaat Ilmunya Maksimal-Jariyah Amal, Lilis Dosen UMLA Produktif Tulis Buku
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN-Salah satu dosen Prodi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Lilis Magfiroh, S.Kep. M.Kes, menjadikan ilmunya agar maksimal bermanfaat sekaligus meraih amal jariyah dengan cara menulis buku.
Nyaris setiap tahun Lilis tidak pernah absen menulis buku. Hal ini disebabkan dalam Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah salah satunya adalah pendidikan. Nah di dalam pendidikan ada unsur menerbitkan buku. Sejak 2009-2010 Lilis memulai karya menulis buku namun mulai terbit tahun 2019 dengan karya buku ajar dan refensi.
Judul bukunya Minat dan Motivasi Belajar di Perguruan Tinggi, Konsep Teori Dasar Keperawatan (buku ajar), pada tahun 2020 terbit buku Panduan Deteksi Dini Tumbuh kembang Anak Pra Sekolah Usia 3-6 Tahun (buku referensi). Perlu diketahui karya buku ini dirinya bekerja sama dengan spesialis anak Prof Harsono Salimo.

Menarik disimak, ternyata Lilis Maghfiroh selain menulis buku tentang ajar dan referensi juga menulis buku berdasarkan pengalaman pribadi berjudul Perawat Lebah Kerja Mengungkan. Buku ini bekerja sama dengan beberapa perawat di Indonesia dan luar negeri. Isinya tentang dinamika pengalaman seorang perawat serta motivasi bagi calon perawat. Buku ini tentunya cocok bagi mahasiswa keperawatan untuk bisa meningkatkan minat dan motivasi belajar untuk menekuni profresi keperawatan ini.
Terbaru, Lilis Maghfiroh masih mempersipkan satu lagi buku yang 2021 lalu tertunda terbitnya berjudul Teori Psikologi Komunikasi buku ini terkait tentang anak, keluarga dan komunitas. “Saat ini masih proses dua buku lagi sedang terbit tentang pengantar pendidikan untuk perguruan tinggi sebagai sambungan buku saya pertama tentang minat dan motivasi belajar di perguruan tinggi,” ucap dosen pengampu matkul konsep dasar keperawatan ini.

Sementara buku Kesehatan Ibu dan Anak yang sekarang juga masih proses penerbitan dikatakan Lilis sudah prosen pengurusan ISBN. Bahkan saat ini juga in proses kolaborasi dengan Prof Harsono Salimo untuk menerbitkan buku kembali tentang terapi bermain.
Lilis mengatakan untuk produktif menulis buku berangkat dari motivasi sederhana bahwa seorang pengajar (dosen) ilmu yang disampaikan harus terus mengalir. Agar kebermanfaatan ilmu maksimal harus ditulis dalam bentuk buku sehingga bisa selamanya dibaca. (doni osmon)
