Closing ISC UMLA, Mahasiswa Luar Negeri Testimoni Positif
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN – Program International Summer Course (ISC) Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Lamongan (FEB UMLA) UMLA 2023 resmi berakhir pada Jumat kemarin (28/7). Acara bertajuk “BUMDes: Village Owned Enterprise: Supporting the Development of Micro, Small, and Medium Enterprises in Indonesia” diikuti oleh 49 mahasiswa terdiri dari UMLA dan luar negeri resmi ditutup. Disampaikan oleh Koordinator ISC Prodi Manajemen, Jennifer Farihatul Bait, SE, MBA, dalam acara closing menyampaikan laporan akhir yang disambung testimoni peserta ISC Manajemen FEB UMLA yang positif.

Jennifer menyebutkan, rangkaian acara penutupan dari persembahan seni Tapak Suci UMLA, lagu dan tarian mahasiswa asing, serta duet lagu Jawa antara dosen dan mahasiswa asing. Menurut Jennifer banyak hal positif dari kegiatan ISC tahun ini, selain untuk meningkatkan pengalaman mahasiswa UMLA dengan mahasiswa asing juga dapat memperkenalkan BUMDes dalam meningkatkan perekonomian.

Harapannya untuk ISC selanjutnya mungkin dapat dipertimbangkan untuk diadakan secara luring lagi apabila topik yang dipilih sesuai untuk membawa mahasiswa peserta ISC untuk studi lapangan secara langsung. UMLA dapat go internationaldengan informasi dan pengalaman yang akan disebarkan secara luas oleh para mahasiswa asing yang hadir secara luring di UMLA ini.

Di tempat sama, Wakil Rektor I UMLA, Arifal Aris, S.Kep, Ns, M.Kes, menegaskan program ISC membawa UMLA semakin go international. Kedatangan mahasiswa luar negeri ke Lamongan akan memberikan manfaat kepada dua pihak dalam bentuk pembelajaran budaya dan ekonomi.
Senada dengan itu, Sekretaris Prodi Manajemen FEB UMLA, Adi Lukman Hakim, SE, MM, berharap ISC tahun ini dan tema yang diangkat dapat memberi manfaat dan bisa diaplikasikan di negara masing-masing. Manfaat yang dirasakan mahasiswa luar negeri peserta ISC tersebut tertuang dalam pengakuan atau testimoni masing-masing mahasisha peserta ISC.

Sementara itu, para peserta ISC baik dari UMLA maupun luar negeri memberi testimoni positif. Seperti dari mahasiswa luar negeri bernama Mohammed Abdullah Ahmed asal Yaman dan Auwal Muhammad Zango dari Nigeria yang mendapatkan banyak hal baru dan beruntung bisa mengetahui sistem BUMDes di Indonesia. Menurut mereka hal tersebut bisa membantu masyarakat dengan potensi masing-masing desa.
“Saya berharap sistem BUMDes yang diterapkan di Indonesia bisa diadaptasi di negara saya,” kata Auwal, mahasiswa S1 Tata Kelola Kota Universitas Nigeria.

Sekedar diketahui, sehari setelah closing ceremony, mahasiswa luar negeri peserta ISC mengunjungi Wisata Bahari Lamongan (WBL) untuk menikmati theme park sekaligus menikmati suasana pesisir pantai yang ada di bagian utara Kabupaten Lamongan. Mereka juga singgah ke masjid At-Taqwa, Paciran, untuk sholat maghrib dan makan malam di salah satu depot Soto Lamongan untuk mengenalkan mereka salah satu makanan khas dari Kabupaten Lamongan.(rilis: humas umla/editor: hamara)
