BPOM Mendukung Penggunaan Kelor Sebagai Obat Tradisional
Penulis: Diska aprilia anggraeni, mahasiswa Prodi Farmasi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Malang
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Kenapa Harus kelor ? Kelor atau Moringa oleifera dalam bahasa latin merupakan salah satu jenis tanaman tropis yang sangat mudah dikenali karena ukuran daunnya yang kecil. Tak hanya itu, pohon kelor sangat mudah tumbuh meski di tanah yang bisa dikatakan tidak terlalu subur. Sejak zaman dahulu, kelor telah digunakan dalam pengobatan tradisional, pengobatan herbal, dan ritual mistik. Padahal, daun kelor mengandung banyak zat yang sangat baik untuk tubuh. Tak heran jika WHO menobatkan pohon kelor sebagai pohon ajaib setelah menemukan manfaat signifikan dari daun kelor.
Lebih dari 1.300 penelitian, artikel dan laporan telah menjelaskan manfaat kelor dan kemampuannya dalam mengobati penyakit, yang penting dalam pengobatan penyakit dan masalah gizi buruk. Penelitian menunjukkan bahwa hampir setiap bagian tanaman kelor memiliki khasiat penting yang dapat dimanfaatkan dalam banyak hal. Daun kelor dipercaya memiliki banyak manfaat untuk menurunkan gula darah, menjaga kesehatan, dan meningkatkan kekebalan tubuh. Vitamin C pada daun kelor dapat membantu melawan bakteri dan virus penyebab penyakit.

Berikut beberapa manfaat daun kelor berdasarkan sumber yang ada:
1. Melindungi dari radikal bebas: Daun kelor kaya akan antioksidan, sehingga dapat membantu mencegah stres oksidatif yang berkontribusi terhadap penyakit jantung dan diabetes tipe 2.
2. Menguatkan tulang Daun kelor mengandung zat yang baik untuk tulang, seperti kalsium dan mineral.
3. Menurunkan Gula Darah: Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi daun kelor dapat menurunkan gula darah.
4. Memperbaiki pencernaan: Daun kelor membantu menjaga kesehatan pencernaan.
5. Mengalahkan Peradangan Daun kelor memiliki sifat anti inflamasi sehingga mampu mengurangi peradangan.
6. Mendukung Kesehatan Hati: Daun kelor kaya akan polifenol, sehingga dapat melindungi hati dari kerusakan oksidatif.
7. Mendukung kesehatan mata Daun kelor kaya akan vitamin A yang sangat baik untuk mata.
8. Mencegah Diabetes Mengonsumsi daun kelor dapat mencegah penyakit diabetes.
9. Menurunkan kolesterol Daun kelor mampu menurunkan kolesterol.
10. Melindungi Terhadap Keracunan Arsenik: Daun kelor dapat melindungi organ tubuh dari keracunan arsenik.
11. Mengatasi Penyakit Kronis: Daun kelor dapat meredam radikal bebas yang berhubungan dengan penyakit kronis seperti jantung dan diabetes.
12. Mendukung Kesehatan Prostat Daun kelor mengandung sulfur atau glukosinolat yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker.
13. Perawatan Kulit: Daun kelor mengandung lebih dari 30 antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan kulit, serta mineral dan asam amino yang dapat membantu produksi kolagen dan protein keratin.

Secara keseluruhan, daun kelor memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan dan dapat menjadi makanan sehat dan alami untuk mengobati berbagai penyakit dan menjaga kesehatan tubuh. Namun penggunaan akar kelor dan bahan kimia yang dikandungnya sebaiknya dihindari, terutama oleh ibu hamil. Daun kelor ada beberapa jenis dan dibedakan berdasarkan warna dan tekstur kulit batang, warna daun, dan ukuran biji.
Meski daun kelor memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, namun konsumsi daun kelor juga dapat menimbulkan efek samping jika dikonsumsi berlebihan atau tidak sesuai takaran. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi antara lain:
1. Gangguan pencernaan: Konsumsi daun kelor secara berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti sakit perut, diare dan keasaman.
2. Kadar gula darah terlalu rendah: Mengonsumsi daun kelor juga dapat menurunkan gula darah, terutama pada penderita diabetes.
3. Tekanan darah terlalu rendah: Daun kelor dapat menurunkan tekanan darah terlalu rendah (hipotensi), apalagi bila dikonsumsi dengan obat antihipertensi.
4. Interaksi obat: Daun kelor dapat berinteraksi dengan beberapa obat seperti pengencer darah dan harus dihindari.
5. Kontraksi rahim pada ibu hamil: Akar, bunga dan kulit batang kelor dapat menyebabkan kontraksi rahim pada ibu hamil dan meningkatkan risiko keguguran.
Untuk menghindari efek samping daun kelor, disarankan untuk menggunakannya secukupnya dan tidak melebihi dosis yang dianjurkan. Jika memiliki gangguan kesehatan atau sedang menjalani pengobatan, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi daun kelor.
Daun kelor juga mempunyai manfaat yang dapat dimanfaatkan dalam bidang farmasi khususnya dalam pengembangan produk kosmetik dan kesehatan. Beberapa kegunaan daun kelor yang berkaitan dengan bidang farmasi antara lain :
1. Kandungan bahan aktif : Daun kelor mengandung senyawa aktif non polar, larut dalam minyak zaitun, sehingga berpotensi digunakan dalam bidang farmasi dan produk kosmetik. .
2.Penggunaan dalam kosmetik: Beberapa penelitian laboratorium telah menunjukkan kualitas organoleptik yang baik dan stabilitas oksidatif daun kelor, oleh karena itu digunakan dalam produk kosmetik.
3. Kesehatan kulit: Daun kelor kaya akan mineral, asam amino dan antioksidan yang bermanfaat untuk kesehatan kulit. Beberapa merek kosmetik menggunakan minyak kelor sebagai bahan baku produk perawatan kulit .
4. Kesehatan Tubuh Daun kelor juga mempunyai manfaat bagi kesehatan tubuh seperti melindungi dari radikal bebas, menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui.
Karena kandungan bahan aktifnya, daun kelor mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi obat-obatan dan kosmetik, namun diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan manfaatnya secara ilmiah.
Namun banyak masyarakat Jawa yang mempercayai daun kelor untuk mengusir roh jahat atau masih banyak mitos lainnya yang membuat banyak orang masih belum mengetahui kegunaan dari kelor. Pohon kelor di Indonesia dikaitkan dengan ilmu mistik dan legenda mengatakan bahwa daun pohon kelor dapat melemahkan jagoan dan mantra mistik. Namun dari segi pengobatan, daun kelor justru dianggap sebagai tanaman yang memiliki ribuan kegunaan, banyak digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menyembuhkan penyakit.
Di masyarakat terdapat kepercayaan bahwa daun kelor dapat digunakan untuk mengusir jin, melawan roh jahat dan ilmu hitam, namun nyatanya belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan hal tersebut. Di beberapa masyarakat di Pulau Jawa, pohon kelor digunakan dalam ritual mandi badan karena campuran air dan kelor dipercaya memiliki kemampuan membersihkan tubuh dari segala makhluk dan benda mistis. (*)
