Tiga Puluh Mahasiswa Asal Lima Negara Gabung ISC Prodi Keperawatan UMLA Bahas NCD
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN– Rangkaian International Summer Course (ISC) di Prodi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) kemarin (31/7) dimulai jadwal perkuliahannya. Disampaikan Koordinator ISC Prodi Keperawatan UMLA, Isni Lailatul Maghfiroh, S.Kep, Ns, M.Kep, ISC kali ini diikuti oleh 38 mahasiswa dari luar negeri dan 20 mahasiswa dari berbagai penjuru Indonesia.

Menurut Isni –begitu Isni Lailatul Maghfiroh disapa- mahasiswa asal lura negeri yang mengikuti ISC prodi Keperawatan UMLA berasal dari negara Malaysia, Yaman, Palestina, India, Nigeria, dan Afghanistan. Mereka tertarik dengan pokok bahasan yang diusung oleh Prodi Keperawatan UMLA.
Kata Isni sekaligus dosen pengampu mata kuliah Keperawatan Gawat Darurat dan Kritis tersebut kegiatan ISC di Prodi Keperawatan UMLA akan diselenggarakan selama lima hari berturut-turut terhitung sejak 31 Juli–4 Agustus. Sela lima hari ini topik yang diusung adalah Update in Non-Communicable Disease (NCD): Practice, Management, and Research. Pada hari pertama seluruh peserta mendapat course introductionsecara daring (online) terkait teknis dan materi-materi yang akan didapatkan beserta jadwalnya.

Dalam pembelajaran ini, kata Isni Prodi Keperawatan UMLA bekerja sama dengan beberapa Perhuruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) terkait fasilitator atau pembelajar. Fasilitator yang tergabung dari merupakan perguruan tinggi yang sudah bekerja sama dengan UMLA. Selain UMLA tercatat RSML (Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan), Kkon Khaen University Thailand, UMY (Universitas Muhammadiyah Yogjakarta), UAY (Universitas Aisyiyah Yogjakarta), UMM (Universitas Muhammadiyah Malang), dan UMJ (Universitas Muhammadiyah Jember). Totalnya ada dua belas fasilitator yang akan memberikan materi-materi seputar NCD (Non-Communicable Diseases) atau penyakit tidak menular.

Bahasan para fasilitator ini, tandas Isni ada empat materi NCD yang akan diberikan kepada peserta ISC. Pertama yaitu tentang Kardiovaskuler seperti jantung, stroke, dan hipertensi. Kedua penyakit Degeneratif yaitu difokuskan bahasan tentang diabetes melitus. Ketiga yaitu COPD (Chronic Obstructive Pulmonary Disease) atau saluran pernafasan kronis. Terakhir bahasan ke empat, akan diberikan materi tentang cancer atau kanker.
Empat materi tersebut akan dibedah dalam tiga aspek. Aspek pertama yaitu tentang manajemen penyakitnya. Setelah itu dilanjutkan aspek kedua mengenai praktik di lapangan. Diakhiri dengan aspek yang juga sangat penting yaitu keterbaruan (update) riset di masing-masing penyakit.

Sebagai tambahan harapan Isni saat ISC berlangsung semoga berjalan lancar. Meskipun ada kendala di hari pertama namun bisa diatasi karena terkait teknis saluran online di sejumlah negara. Seperti yang dialami mahasiswa asal Palestina.
Harapan berikutnya pada ISC tahun berikutnya partisipan bisa meluas tidak hanya beberapa negara yang sudah ikut di tahun ini. (rilis: humas umla/editor: hamara)
