Tim KKN MAs UMLA Siapkan Empat Proker Wujudkan UMKM Unggul-Stunting Menurun
TABLOIDMATAHATI.COM, SOLO – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) asal Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) turut serta dalam KKN Muhammadiyah-Aisyiyah (MAs) 2024. Dilaporkan oleh Ketua Tim KKM Mas UMLA, Bashirul Ali (Prodi Akuntasi), program tersebut merupakan kolaborasi seluruh perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Indonesia.
Tidak sendiri, Ali menyebutkan enam teman lainnya yang ikut yaitu M. Utama Choirul M (Akuntansi), Victor Imaduddin Pratama (Akuntansi), Aulia Meyda Kusladi (Keperawatan), Luthfia Nabilla Azzahroh (farmasi), Beccik Wakhita Putri Sumardi (Farmasi), dan Sintya Shafa Qothrunnida (Farmasi).

Selain mereka bertujuh, Ali menyebutkan ada sekitar 1.310 mahasiswa/i dari berbagai kampus. Seluruhnya turut berpartisipasi dalam KKN MAs dengan tema “UMKM Unggul, Stunting Menurun”. Tahun ini KKN MAs diadakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta di Solo.
Sambung Ali, momen ini sebagai kesempatan dirinya dan tim untuk memberikan kontribusi positif kepada warga sekitar lokasi KKN MAs. Ilmu yang di dapatkan di bangku perkuliahan diharapkan memberi manfaat bagi masyarakat dan menambah pengalaman dan menambah wawasan.

“Kita perlu memperbesar relasi pertemanan dari segi manapun. Kita tidak tahu rezeki kita dimana dan tidak tahu kita akan seperti apa. Alangkah baiknya jika kita memperbesar relasi pertemanan untuk karir yang akan mendatang,” uajr Ali mengatakan benefit lainnya yang bisa didapatkan.
Adapun program kerja yang dilaksanakan oleh Ali dan tim saat ini ada empat. Mulai dari Pelatihan Manajemen Keuangan untuk UMKM, Penyuluhan Mengenai Stunting Dengan Memanfaatkan Pangan Lokal Daerah, Penyuluhan Mengenai Interaksi Obat dengan Makanan, & Penyuluhan Mengenai PHBS dan Praktik Cuci Tangan-Sikat Gigi.

Pada kesempatan yang sama, Abdul Rokhman S.Kep., Ns. M.Kep., selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPPM) UMLA, turut memberikan semangat kepada mahasiswanya yang sedang berjuang melaksanakan KKN. Rokhman berharap KKN MAs menjadi ajang bagi mahasiswanya mendapat pengalaman dan relasi sebanyak mungkin. (reporter: hamara)
