PMM 69 UMM Penyuluhan PHBS Siswa SDN Sumbersari 1, Urgensi Cuci Dasi
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Kelompok 69 Gelombang 1 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), ini adalah untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). PMM Kelompok 69 Gelombang 1 tersebut beranggotakan mahasiswa dari Fakultas Kedokteran UMM, atas nama Raja Auliya Perdana, Novita Damayanti, Dina Amrina Rosyada, dan Lia Rizki Nilam Sari. Mereka dalam arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) (DPL) Winda Hardyanti, M.Si.
PMM Kelompok 69, Gelombang 1 mempunyai program kerja (proker) penyuluhan Cuci Dasi kepanjangan Cuci Tangan dengan Hand Sanitizer Daun Sirih. Proker ini diikuti siswa kelas 4 SDN Sumbersari 1, Kelurahan Sumbersari, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (23/07/2024).
PMM 69 Gelombang 1 ini kegiatan pendampingan dan pelayanan mahasiswa untuk pengembangan pemberdayaan masyarakat oleh mahasiswa UMM. Harapannya siswa SDN Sumbersari 1 mendapatkan pengetahuan dan ilmu yang dapat diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari terutama PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) mencuci tangan.

Cuci Dasi (Cuci Tangan dengan Hand Sanitizer Daun Sirih) memiliki banyak manfaat terkait PHBS. Maka dari itu, untuk pembiasaan dan peningkatan PHBS dalam kehidupan sehari-hari, mahasiswa UMM Kelompok 69 Gelombang 1 membuat program penyuluhan cuci tangan dengan hand sanitizer daun sirih yang bertujuan menjaga kebersihan diri, mencegah penularan penyakit dari seseorang kepada orang lain, dan untuk perlindungan diri dari berbagai bakteri dan virus.
Selain itu, daun sirih mengandung zat antiseptik dan dapat membunuh bakteri dan jamur serta memiliki daya antioksidan.
Penyuluhan Cuci Dasi diikuti oleh siswa kelas 4 SDN Sumbersari 1 berjumlah 25 orang. Program ini fokus pada siswa sekolah dasar sebab menurut peneliti anak-anak mempunyai risiko terkena infeksi dan menyebarkan infeksi. Selain itu, ditemukan adanya kurang kesadaran siswa dalam melakukan cuci tangan sehingga diperlukannya pemberian penyuluhan kesehatan mengenai cuci tangan serta manfaat cuci tangan kepada siswa SD agar kesadaran siswa tentang cuci tangan bisa meningkat dan terhindar dari berbagai penyakit.
Materi penyuluhan pengenalan dan pemahaman tentang bakteri dan virus, pentingnya cuci tangan, manfaat cuci tangan, cara cuci tangan dengan baik dan benar, manfaat daun sirih.
Pada penyuluhan kali ini siswa kelas 4 SDN Sumbersari 1 diajarkan cara membuat hand sanitizer dari daun sirih. Saat pembuatan hand sanitizer, siswa kelas 4 SDN Sumbersari 1 sangat antusias, mereka semangat karena pembuatannya cukup mudah.

Harapannya diharapkan, siswa kelas 4 SDN Sumbersari 1 dapat membuat sendiri hand sanitizer dari daun sirih dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan dari lingkungan sekitar rumah mereka. Selain itu, pada saat penyuluhan siswa kelas 4 SDN Sumbersari 1 juga diberikan kuis berhadiah dengan pertanyaan dari materi yang sudah dijelaskan supaya siswa SDN Sumbersari 1 lebih fokus saat pemberian materi lebih dipahami oleh mereka.
Siswa kelas 4 SDN Sumbersari 1 sangat antusias ketika penyuluhan berlangsung. Mereka mampu memperhatikan dan mengikuti materi yang disampaikan sehingga dengan adanya penyuluhan ini terjadi peningkatan kesadaran terhadap cuci tangan. Siswa kelas 4 SDN Sumbersari 1 bisa terhindar dari berbagai penyakit karena telah menerapkan PHBS khususnya pembiasaan cuci tangan setiap hari sebelum dan setelah pergi ke kamar mandi, makan, bermain, dan dalam kegiatan lainnya.
“Kami sangat bahagia karena bisa melaksanakan program PMM ini di SDN Sumbersari 1. Kami berharap melalui program “CUCI DASI” ini dapat menumbuhkan kesadaran siswa – siswi SDN Sumbersari 1 mengenai pentingnya cuci tangan. Tidak hanya itu juga dengan diajarkannya cara pembuatan hand sanitizer dengan daun sirih ini, semoga bisa menjadi alternatif untuk membuat hand sanitizer sendiri di rumah dengan bahan yang ekonomis dan mudah didapatkan. Semoga dengan kegiatan ini mereka dapat terbiasa mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan kegiatan agar tubuh mereka tetap sehat dan juga dapat melindungi diri sendiri maupun orang lain dari segala macam penyakit,” ungkap Raja Auliya Perdana, Koordinator Kelompok 69 PMM UMM Gelombang 1. (penulis/foto: pmm kel 69 gel 1 umm/editor: hamim)
