Pusat Bahasa UMLA Gelar EComp Se Jatim, Tertarik?
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG–ECOMP akronim English Competition merupakan even lomba asah skill bahasa asing khususnya Bahasa Inggris untuk siswa jenjang pendidikan SMA, SMK, MA, atau sederajat. Event bergengsi antar sekolah menengah atas ini disampaikan Kepala Pusat Bahasa Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Naajihah Maruudloh, M.Pd disapa Miss Naajih.
Seperti apa EComp? Miss Najih menjelaskan EComp 2022 ini merupakan program baru dari Pusat Bahasa Universitas Muhammadiyah Lamongan. Levelnya untuk jenjang sekolah menengah atas dan sekolah sederajat se-Jawa Timur.
Kata Miss Naajih event EComp ini meliputi kategori lomba story telling (bercerita), speech (pidato), dan english olympiad (olimpiade Bahasa Inggris) melalui isian soal–soal grammar, reading, dan sejenisnya.

Dijelaskan Miss Naajih, event EComp merupakan program baru Pusat Bahasa UMLA serta kali pertama diadakan sejalan dengan umur berdirinya pusat bahasa UMLA yang menginjak sekitar 2 tahun. Tujuannya tentu saja ajang promosi UMLA dengan sasaran lulusan SMA, SMK, MA, sederajat. Selain itu, tambah Miss Naajih juga untuk melihat potensi dalam bidang Bahasa Inggris dari semua peserta yang mengikuti perlombaan. Peserta potensial tentu saja dapat menjadi bibit unggul bidang Bahasa Inggris.
Mekanisme EComp, lanjut Miss Naajih dilaksanakan dalam dua sistem yaitu daring dan luring. Sistem daring untuk pengumpulan karya dan semifinal, sementara luring tatap muka hadir di UMLA ketika sudah masuk final. Perlombaan dibuka sejak tanggal 20 Mei dengan batas pengumpulan karya sampai tanggal 10 Juli serta dilanjutkan dengan seleksi plus pengumuman final tanggal 16 Juli. Bagi peserta juara yaitu trophy Rektor UMLA, sertifikat, dan uang pembinaan.
Agar event ini menjadi luas Miss Naajih menyebutkan akan meminta surat pengantar dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan untuk mengajak seluruh amal usaha muhammadiyah (AUM) pendidikan jenjang SMA, SMK, MA sederajat se Jatim agar berpartisipasi dalam ajang EComp ini. (reporter: hamim maulana/editor: doni osmon)
