PMM 94 UMM Mengajarkan PHBS Kepada Siswa TK Dharma Wanita 1 Wonorejo Tulungagung
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Kegiatan Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kelompok 94 gelombang 5 populer disebut (PMM 94 UMM), adalah wajib bagi mahasiswa aktif UMM. Hal ini wujud kontribusi mahasiswa kepada masyarakat.
Kegiatan PMM 94 UMM di TK TK Dharma Wanita 1 Wonorejo, Kabupaten Tulungagung. PMM merupakan salah satu cara mahasiswa menghadirkan berbagai kegiatan aktivisme ke masyarakat.

Detailnya, PMM 94 UMM di bawah pendampingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ahda Bina Afianto, Lc, M.HI, sementara anggota anggota kelompok atas nama Pradita Secha Zahrana (202210410311094), Hilda Diana Aprilia (202210410311098), Siti Hardiyanti (202210410311102), Intan Prawidya Putri (202210410311115), dan Aisya Nugrahwati Ginasya (202210410311117). Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa UMM mengajarkan siswa TK Dharma Wanita 1 Wonorejo tentang Penerapan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Selain itu untuk mengaplikasikan hilirisasi hasil peneltian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). (https://www.umm.ac.id).
Menurut Pradita Secha Zahrana pendidikan kesehatan merupakan hal penting membentuk pola pikir dan perilaku sehat sejak usia dini. PMM 94 UMM melaksanakan proker mewujudkan PHBS di TK TK Dharma Wanita 1 Wonorejo, melalui pendekatan kreatif dan berbasis pengalaman.

Diantaranya PMM 94 UMM menggelar kegiatan interaktif di TK Dharma Wanita 1 Wonorejo, meliputi penyuluhan tentang pentingnya hidup bersih dan sehat, demonstrasi mencuci tangan yang benar, permainan edukatif tentang kebersihan lingkungan, serta pembuatan poster dan gambar tentang pola hidup sehat.
Partisipasi aktif siswa TK TK Dharma Wanita 1 Wonorejo dalam kegiatan tersebut menunjukkan minat yang tinggi dalam memahami konsep hidup bersih dan sehat. Selain itu, melalui pendekatan yang ramah anak, mahasiswa PMM 94 UMM berhasil menciptakan lingkungan yang menyenangkan dan mendukung pembelajaran.

Itu sebabnya PMM 94 UMM menyebutkan manfaat kolaborasi antara mahasiswa, guru TK, dan orang tua dalam memberikan pembelajaran yang holistik tentang kesehatan kepada anak-anak. Dengan melibatkan berbagai pihak, pesan pentingnya hidup bersih dan sehat dapat disampaikan secara konsisten di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Namun demikian, beberapa tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan waktu pembelajaran yang terbatas masih menjadi hambatan dalam implementasi kegiatan ini. PMM 94 UMM menekankan perlunya dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak untuk memperluas dan memperkuat program pendidikan kesehatan di tingkat TK.

Dengan mengevaluasi pengalaman pengabdian masyarakat ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pendidikan kesehatan sejak dini dan peran mahasiswa dalam membentuk generasi yang sadar akan pentingnya hidup bersih dan sehat. (rilis: pmm 94 umm gelombang 5)
