PMM 59 UMM: Membangun Kesehatan-Gizi di Kelurahan Arjowinangun
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Pada bulan November 2023, lima mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang turut aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakat oelh Mahasiswa Kelompok 59 UMM di Kelurahan Arjowinangun, Kedungkandang, Kota Malang. Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Hal ini dijelaskan Ketua PMM 59 UMM, Dewi Mariyanti, bahwa selain dirinya anggota PMM 59 UMM terdiri atas nama Aulia Haura, Reza Aulia Rahmatika, dan Andi Fahmi Mochtar. Mereka di bawah Dosen Pembimbing Lapang Erna Wahyu Mashfufa, S.Kep, Ns, M.Sc. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan penerapan praktik kesehatan sederhana di kalangan masyarakat, khususnya dalam wilayah tersebut.

Menurut Dewi Mariyanti pada tanggal 1 November 2023, mahasiswa terlibat dalam kegiatan penyuluhan untuk para kader Posyandu di wilayah Arjowinangun. Materi yang disampaikan melibatkan penyakit tidak menular seperti penyakit jantung, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Tujuan utama penyuluhan ini adalah memberikan pengetahuan yang komprehensif kepada kader Posyandu agar mereka dapat memberikan informasi yang akurat dan relevan kepada masyarakat.
Tak hanya itu, kata Dewi Mariyanti, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga mencakup penyuluhan tentang pemberian makanan tambahan pada balita sebagai penambah nutrisi. Materi ini dirancang untuk memberikan wawasan kepada peserta Posyandu tentang pentingnya nutrisi dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.

Pada tanggal 3 November 2023, dilakukan demonstrasi memasak menu sehat Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk peserta anak-anak di Posyandu. Mahasiswa mempraktekkan pengolahan menu sehat yang melibatkan bahan-bahan seperti ayam, mie, dan telur puyuh.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami pentingnya nutrisi seimbang dalam pertumbuhan anak-anak dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dewi Mariyanti.
Kegiatan terakhir, ucap Dewi Mariyanti yakni penyuluhan dan praktek materi Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPGD) kegawatgaduratan, diadakan pada tanggal 23 Desember 2023. Kegiatan ini ditujukan kepada para peserta pelatihan yang merupakan kader Posyandu terampil. Tidak hanya melibatkan mahasiswa, program ini juga melibatkan dosen dari Universitas Muhammadiyah Malang yang terkait dengan Program PPGD untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menangani keadaan gawat darurat, dengan harapan dapat diterapkan secara langsung oleh peserta pelatihan dalam masyarakat.
Program ini dirancang untuk mengajarkan keterampilan kegawatdaruratan yang dapat diterapkan langsung di masyarakat. Dengan dukungan dosen, mahasiswa dapat mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan yang mereka pelajari dalam situasi kegawatdaruratan di masyarakat sekitar. (rilis: pmm 59 umm)
