Penuh Makna, Pelepasan Ratusan Mahasiswa UMLA Program KKN Empat Skema
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN-Tadi pagi (1/8) Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Arifal Aris, S.Kep, Ns, M.Kes melepas ratusan mahasiswa semester VI untuk mengikuti program pengabdian Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN).
Materi sambutan Warek I UMLA tersebut disampaikan ulang oleh Kepala LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) UMLA, Abdul Rokhman, S.Kep, Ns, M.Kep, terkait tiga himbauan bagi mahasiswa peserta KKN UMLA. Pertama antar mahasiswa dalam satu kelompok harus kolaborasi. Sebab berbeda jurusan dan prodinya. Sehingga kompak melaksanakan program kerjanya khususnya memberikan solusi ke masyarakat.

Kedua, mahasiswa harus koordinasi untuk menyusun program. Ketika melaksanakan program kerja peserta KKN harus sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, maupun komunitas hingga tokoh masyarakat setempat. Ketiga, menjalin komunikasi intens antara mahasiswa KKN, anggota masyarakat, dan dosen pembimbing.
Menurut Rokhman, jumlah peserta KKN sebanyak 330 mahasiswa lintas prodi yang mengikuti KKN terbagi dalam empat skema KKN. Pertama skema KKN reguler yang ada di seluruh desa di Kecamatan Mantup, Lamongan dengan jumlah mahasiswa 276 mahasiswa.

Kedua skema KKN tematik atas kerja sama antara UMLA-BKKBN (Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional) Pemprov Jatim. Skeman KKN Tematik ini diikuti sekitar 30 mahasiswa di tempatkan di dua desa di Kecamatan Kedungpring Lamongan. Dipilihnya kecamatan tersebut atas dasar sesuai tema untuk mengedukasi masyarakat tentang stunting.
Ketiga, lanjut Rokhman adalah skema KKN MAS (Muhammadiyah-Aisyiyah) tahun 2023 ini ditempatkan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang di-ikuti dua mahasiswa. Sedangkan skema KKN ke empat adalah KKN internasional di Malaysia yang di-ikuti tiga mahasiswa UMLA.

Lama waktu KKN dijelaskan Rokhman, skema reguler mahasiswa melaksanakan pengabdian masyarakat selama 30 hari atau sebulan sejak 1-30 Agustus. Peserta KKN tematik melaksanakan pengabdian selama 45 hari sejak 1 Agustus- 15 September. Bagi peserta KKN MAS waktunya 40 hari sejak 1 Agustus-10 September. Begitu juga dengan KKN internasional.
Harapannya dari program KKN UMLA, tandas Rokhman, terkait KKN tematik diharapkan UMLA sebagai lembaga pendidikan dapat berkontribusi ke masyarakat khususnya untuk penurunan stunting di Lamongan. Hal ini sesuai arahan arahan BKKBN Pemprov Jatim tujuh program penurunan stunting. Tiga program dilaksanakan mahasiswa KKN tematik UMLA. (rilis: humas umla/editor: doni osmon)
