Mahasiswa UMLA Prodi Biologi-Farmasi Lolos Pendanaan PKM Kemendikbud Ristek
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN-Kabar baik datang dari Universitas Muhammadiyah Lamongan populer disebut UMLA. Apa itu? Kepala Bidang Humas UMLA, Sulistiyowati, SST, M.Kes, bahwa ada empat kelompok mahasiswa UMLA yang lolos pendanaan PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) Kemendikbud Ristek.
Lolosnya mahasiswa UMLA ini kata Sulistiyowati berdasarkan surat Kemendikbud Ristek No. 2489/E2/KM.05.01/2022 tanggal 26 Mei 2022 tentang peraih pendanaan Program Kreatifitas Mahasiswa delapan bidang. Dalam surat ada empat judul PKM yang lolos pendanaan.
Yakni, lanjut Sulistiyowati berjudul Simulasi Media Wayang Kartun Sebagai Upaya Branding Apoteker Cilik Pada Siswa Sekolah Dasar Guna Mewujudkan Lamongan Peduli Kesehatan Sejak Dini. Ketua mahasiswa Maya Maghfirorur dengan anggota Cahaya Eka Parvilia, Galuh Ambar Pramudita, Andy Rahmat Prayogo, dan Ardiansyah Ramadhan. Kelompok PKM PM ini dibimbing oleh Apt. Primanitha Ria Utami, M.Farm prodi farmasi.
Berikutnya kata Sulistiyowati masih dari Prodi S1 Farmasi skema PKM RE berjudul Aktivitas Antioksidan Dari Aromatheraphy Night Body Lotion Yang Mengandung Ubikuinom Dalam Nanostructured Lipid Carrier dan Minyak Lavender Sebagai Anti Penuaan Kulit. Judul ini diajukan kelompok yang diketuai Rizka Amalia Fachriani, anggota Putri Gita Ayu Safitri, Uswatun Chasanah, Khusnul Khotimah, dan Asyalafia. PKM RE ini didampingi Apt. Fransisca Dita Mayangsari, M. Farm.

Kelompok PKM selanjutnya berasal dari Prodi Biologi UMLA, skema PKM RE dosen pendamping Putri Ayu Ika Setyowati M.Si, mahasiswa ketua Dwi Zulianti, beranggotakan Putri Gita Ayu Safitri, Uswatun Chasanah, dan Filliana Andalucya.
PKM RE Prodi Biologi tersebut berjudul Alternative Pangan Fungsional Umbi Talas Jepang Sebagai Imunostimulan Untuk Deaktivasi Toksisitas Radikal Bebas Melalui Uji In-Vivo.
Sedangkan terakhir, tandas Sulistiyowati, PKM RE prodi biologi dosen pandamping bernama Aisyah Hadi Ramadani, S.Si, M.Sc, ketua mahasiswa Karin Alifia R, anggota Nynda Ayu Nadira Savitri, Lailatus Fitri, Nur Fatimah Azzahra Haibaturrahma, dan Ayu Dewi Wulandari. Mereka menetapkan judul Quick Solution Bencana Tumpahan Minyak Mentah Melalaui Apliaksi Ecoenzim Produk Fermentasi Sampah Kulit Nanas Sebagai Katalis Remediasi Pada Metode Biostimulasi.
Sementara itu Kaprodi S1 Farmasi Apt. Devi Ristian Oktavia, M.Si, sangat bersyukur atas lolosnya dua kelompok mahasiswanya dalam pendanaan skema PKM RE ini. selaa proses pengajuan PKM tersebut mahasiswa farmasi UMLA diajarkan bagaimana membuat produk sesuai dengan standart baku yang sudah ada, kemudian mahasiswa diberikan ruang untuk berinovasi. Salah satu inovasi tersebut tertuang dalam PKM ini. (doni osmon)
