Kegiatan Sekolah Wirausaha Keterampilan Penjualan Digital dan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan pada UMKM
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN – Para wirausaha perempuan masih menghadapi banyak tantangan yang membuat bisnis mereka sulit berkembang. Di antara tantangan tersebut adalah akses pengembangan keterampilan, tata kelola perusahaan, dan pemasaran. Wirausaha perempuan di Indonesia umumnya merupakan skala UMKM yang membutuhkan kapabilitas strategis untuk mengatasi keterbatasannya, terutama dalam aspek finansial, teknologi, dan kapabilitas sumberdaya manusia. Kemampuan pengembangan kemitraan dan kemampuan pemasaran digital diidentifikasi sebagai kompetensi utama dalam membangun kinerja bisnis online yang unggul bagi wirausaha wanita di Indonesia.
Beranjak dari permasalahan itulah sehingga Dosen Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) yang diketuai oleh Muhamad Ganda Saputra, M.Kes mengadakan kegiatan Sekolah Wirausaha Keterampilan Penjualan Digital dan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan pada UMKM. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital para wirausaha perempuan (womenpreneur), sehingga mampu meningkatkan usahanya meskipun hanya dari rumah. Yang diikuti oleh 30 peserta, perempuan-perempuan yang memulai bisnis UMKM dengan berbagai produknya.

Kegiatan yang didanai dari hibah pengabdian masyarakat Kemdikbudristek ini diawali dengan Pre-Test. Terdapat 3 pemateri yang membahas tentang “Digitalisasi Pemasaran Menggunakan Aplikasi Canva”. Pemateri menjelaskan tentang pentingnya promosi, komunikasi pemasaran, dan penggunan media seperti aplikasi Canva untuk editing foto, poster, dan video. Peserta langsung mempraktekkan bagaimana penggunaan aplikasi canva melalui handphone masing-masing, mulai dari pendaftaran akun hingga cara membuat sebuah pamflet dan logo produk. Kemudian materi berikutnya tentang “Digitalisasi Pemasaran Menggunakan Aplikasi.” Yang membahas manfaat penggunaan aplikasi bagi pemilik usaha UMKM. Pada sesi ini, peserta juga mempraktekkan secara langsung bagaimana mendaftarkan akun hingga cara membuat sebuah toko pada aplikasi tersebut. Peserta terlihat antusias dan mengikuti berbagai tutorial yang diberikan pemateri.

Kemudian Materi ke-3 tentang “Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana Menggunkan Aplikasi.” Pentingnya membuat laporan keuangan bagi pemilik usaha menjadi alasan materi ini disampaikan dalam kegiatan pengabmas ini. Mayoritas peserta mengaku bahwa tidak pernah mencatat transaksi keuangan yang terjadi, baik pribadi ataupun bisnis. Dalam sesi ini, peserta secara langsung dibimbing langsung oleh pemateri untuk dapat menginput transaksi penjualan dan pengeluaran, mencatat hutang piutang, mengirim invoice ke pembeli, dan juga mendownload laporan keuangan melalui aplikasi BukuKas.
Pada akhir kegiatan, ketua UMKM Planet Green menyampaikan terima kasih kepada tim pengabdian kepada masyarakat dari UMLA karena telah melakukan kerjasama dengan UMKM Planet Green dan menyelenggaran acara Sekolah Wirausaha Keterampilan Penjualan Digital dan Pemberdayaan Ekonomi Perempuan pada UMKM Planet Green Lamongan. Ia juga berharap untuk dilakukan acara lanjutan sehingga keterampilan para anggota semakin meningkat dan bermanfaat dalam meningkatkan usaha masing-masing. (humas umla/muhamad ganda saputra)
