Dosen Prodi Eksyar-ARS UMLA Workshop Womenpreneur Nasyiatul Aisyiyah
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN– Dosen Program Studi (Prodi) S1 Ekonomi Syariah dan S1 Administrasi Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) adakan kegiatan workshop “Sekolah Wirausaha Nasyiatul Aisyiyah” di PCNA Sukodadi pada Hari Sabtu-Minggu, 25-26 Februari 2023 di SMAS Muhammadiyah 8 Sukodadi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital para wirausaha perempuan (womenpreneur), sehingga mampu meningkatkan usahanya meskipun hanya dari rumah. Terdapat 30 peserta yang dinyatakan lulus dan mendapatkan sertifikat dalam kegiatan ini.
Untuk mengetahui tingkat pemahaman, sebelum materi disampaikan, peserta diminta mengisi Pre-Test di hari pertama. Terdapat 4 pemateri dalam workshop ini. Pemateri pertama adalah Elvina Assadam S.E., M.M, dosen Prodi S1 Ekonomi Syariah UMLA membahas tentang “Digitalisasi Pemasaran Menggunakan Aplikasi Canva”. Elvina menjelaskan tentang pentingnya promosi, komunikasi pemasaran, dan penggunan media seperti aplikasi Canva untuk editing foto, poster, dan video. Peserta langsung mempraktekkan bagaimana penggunaan aplikasi canva melalui handphone masing-masing, mulai dari pendaftaran akun hingga cara membuat sebuah pamflet dan logo produk.
Pemaparan ke-2 dilakukan oleh M. Ganda Saputra S.ST., M.Kes, dosen Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit UMLA tentang “Digitalisasi Pemasaran Menggunakan Aplikasi Shopee.” Ganda menjelaskan manfaat penggunaan aplikasi Shopee bagi pemilik usaha. Pada sesi ini, peserta juga mempraktekkan secara langsung bagaimana mendaftarkan kun hingga cara membuat sebuah toko pada aplikasi tersebut. Peserta terlihat antusias dan mengikuti berbagai tutorial yang diberikan pemateri.
Materi dilanjutkan di hari kedua. Materi ke-3 tentang “Motivasi dan Tips Menjadi Womenpreneur Sukses.” disampaikan oleh Ida Dwi kurniastuti atau biasa dikenal dengan Ida Dayinta, owner bisnis fashion Dayinta.id dan jasa foto produk. Ida memaparkan perjalanan bisnisnya mulai dari awal menjual kacang renteng di warung-warung hingga sekarang menjadi pemilik usaha kerudung topi yang sudah terjual hingga 3000 pcs lebih. Ida juga mengatakan bahwa sukses bukanlah dilihat dari jumlah uang di rekening atau barang branded yang kita pakai, tetapi bagaimana kita memberikan manfaat dan keberkahan untuk orang lain dari apa yang kita jual.
Materi terakhir disampaikan oleh Farokhah muzayinatun Niswah, S.EI, M.Si, dosen Prodi S1 Ekonomi Syariah. Farokhah membahas tentang “Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana Menggunkan Aplikasi BukuKas.” Pentingnya membuat laporan keuangan bagi pemilik usaha menjadi alasan materi ini disampaikan dalam kegiatan workshop ini. Mayoritas peserta mengaku bahwa tidak pernah mencatat transaksi keuangan yang terjadi, baik pribadi ataupun bisnis. Dalam sesi ini, peserta secara langsung dibimbing langsung oleh pemateri untuk dapat menginput transaksi penjualan dan pengeluaran, mencatat hutang piutang, mengirim invoice ke pembeli, dan juga men-download laporan keuangan melalui aplikasi BukuKas.
Pada akhir kegiatan, Wakil Ketua PCNA Sukodadi, Iin Prasasti menyampaikan terima kasih kepada tim pengabdian kepada masyarakat dari UMLA karena telah melakukan kerjasama dengan PCNA Sukodadi dan menyelenggaran acara Workshop Sekolah Wirausaha yang dibutuhkan oleh para anggota Nasyiatul Aisyiyah. Iin juga berharap untuk dilakukan acara lanjutan sehingga keterampilan para anggota semakin meningkat dan bermanfaat dalam meningkatkan usaha masing-masing. (rilis: humas umla/contributor: alfain)
