Cegah Stunting, PMM 89 UMM Launching Produk Nugget Chiggle
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kami dari kelompok 89 gelombang 4 PMM Bhaktiku Negeri mendapatkan kesempatan menjalankan kegiatan selama 1 bulan di Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota batu.

Salah satu kegiatan yang kami lakukan yaitu launching produk “Nugget Chiggle”. “Nugget chiggle” adalah produk makanan cepat saji untuk memperbaiki gizi selama masa pertumbuhan dan mencegah stunting. Bahan utama pembuatan produk ini yaitu daging ayam, sawi putih, wortel, dan tepung.
Daging ayam mengandung banyak protein yang penting bagi pertumbuhan. Sawi putih memiliki kandungan kalsium, fosfor, zinc, dll yang penting bagi pertumbuhan tulang dan otak. Wortel mengandung banyak vitamin A yang penting bagi kesehatan mata.

Produk “Nugget Chiggle” ini kami produksi mandiri mulai dari bahan hingga menjadi produk jadi. Pada saat launching produk, kami membuat sekitar 600 buah yang seluruhnya akan diperkenalkan kepada masyarakat di desa sumberbrantas.
Produk kami kemas rapi dalam mika bening dengan jumlah perbungkusnya 5 nugget. Launching produk diadakan di TK Mardi Putra 03 Desa Sumberbrantas. Peserta yang ikut launching yaitu peserta didik TK A dan TK B dengan jumlah 90 anak. Antusiasme peserta sangat beragam dan senang dengan produk yang kami tawarkan.
Produk ini akan dilanjukan oleh masyarakat desa sumberbrantas sebagai makanan anti stunting dan pemanfaatan komoditi terbesar di sumberbrantas.

Selain launching produk jadi secara langsung, kami juga memperkenalkan resep dan cara pembuatan produk “nugget chiggle”. Kami mengadakan acara cooking day bersama wali murid dan murid TK Mardi Putra 03. Kami mempersiapkan bahan dan alat yang dibutuhkan sehari sebelumnya. Para wali murid dan anaknya terbagi menjadi 19 kelompok dan mereka membuat adonan nugget sesuai selera mereka. Hasil dari cooking day yaitu adonan nugget chiggle yang dibawa pulang oleh wali murid untuk dimasak di rumah masing masing.
Kegiatan Cooking Day berlangsung meriah dan semua peserta tampak antusias. Kegiatan cooking day diadakan sebagai tindak lanjut dari produk agar bisa berdampak panjang di desa Sumberbrantas. (rilis: PMM kelompok 89 gelombang 4 UMM)
