Cegah Muntaber, Mahasiswa PMM UMM Edukasi-Sosialisasi PHBS Siswa SDN Watukenongo 2 Mojokerto
TABLOIDMATAHATI.COM, MOJOKERTO – Program kerja (proker) mahasiswa Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 2 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) di SDN Watukenongo 2, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, adalah sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan ini dilaksanakan 1 Agustus 2025.

Kegiatan PHBS tersebut dijelaskan Sekretaris PMM UMM kelompok 2, Lutfiatus Sholliha bahwa selain dirinya PMM UMM kelompok 2 memiliki anggota atas nama Mir’atun Rabdiah (202310410311154-Koordinator), Mirzeda Selly R (202310410311137-Bendahara), Nindi Rahmatia R (202310410311140-PDD), Lutfiatus Sholliha (202310410311167-Sekretaris), Hamidatul Istikomah (202310410311169-Humas). Mereka di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Ilham Zul Fahmi, S.P., M.Sc. Bahwa kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Dijelaskan Lutfiatus, tujuan sosialisasi PBHS di SDN Watukenongo 2 memberikan edukasi kepada siswa sekolah tersebut tentang upaya pencegahan penyakit muntaber yang rentan menyerang anak-anak. Selain itu siswa agar memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sejak dini, serta membekali mereka keterampilan praktis sehari-hari, seperti mencuci tangan dengan benar dan membuang sampah pada tempatnya.
Dari materi tersebut, kata Lutfiatus diharapkan kesadaran kolektif siswa tumbuh sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan kecil di rumah maupun di lingkungan sekolah, yang berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit menular seperti muntaber. Kegiatan ini berfokus pada penyampaian informasi, sekaligus penerapan perilaku hidup sehat yang berkelanjutan.

Kata Lutfiatus, muntaber atau diare akut merupakan penyakit yang ditandai dengan muntah dan buang air besar berulang, biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau parasit akibat pola hidup yang kurang bersih. Beberapa bakteri penyebab muntaber antara lain Escherichia coli (E. coli), Salmonella spp., Shigella spp., dan Vibrio cholerae.
Virus yang umum menyebabkan muntaber meliputi rotavirus, norovirus, dan adenovirus, sedangkan parasit yang dapat menjadi penyebab antara lain Giardia lamblia, Entamoeba histolytica, dan Cryptosporidium spp. Penyakit ini sering menyerang anak-anak dan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
Atas dasar inilah mahasiswa PMM UMM kelompok 2 melaksanakan pencegahan dengan edukasi siswa kelas 6 SDN Watukenongo 2 yang terlihat antusias mengikuti sosialisasi. Materinya tentang praktek dan teori tujuh langkah cuci tangan yang benar, agar siswa dapat langsung mempraktikkannya dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari.
Selain praktik cuci tangan, mahasiswa menyampaikan edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan rumah, seperti membuang sampah pada tempatnya, mengonsumsi makanan yang bersih dan sehat, serta menjaga kebersihan diri. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran sejak dini mengenai PHBS untuk mencegah penyakit menular, termasuk muntaber.

Agar kegiatan menggembirakan, Lutfiatus mengungkapkan penyampaian materi diselingi sesi ice breaking. Di akhir acara, diadakan kuis interaktif seputar materi PHBS dan pencegahan muntaber. Siswa yang berhasil menjawab dengan benar mendapatkan hadiah khusus bagi juara 1, 2, dan 3.
Lutfiatus menggambarkan suasana saat penyampaian materi siswa kelas 6 tampak bersemangat mengikuti setiap sesi, bahkan berlomba-lomba untuk mempraktikkan gerakan cuci tangan yang diajarkan. Guru-guru SDN Watukenongo II pun menyambut positif program ini karena selaras dengan upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang peduli terhadap kebersihan dan kesehatan. (rilis: pmm umm/don)
