Arek Biologi UMLA Teliti Kulit Nanas Solusi Tumpahan Minyak Mentah
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN-Kulit nanas menjadi inspirasi seorang Karin Alifia Rajmadani, mahasiswa prodi Biologi Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), untuk Quick Solution Bencana Tumpahan Minyak Mentah Melalui Aplikasi Ecoenzim Produk Fermentasi Sampah Kulit Nanas Sebagai Katalis Remediasi Pada Metode Biostimulasi.

Maksudnya? Karin-nama panggilan Karin Alifia Rajmadani-menjelaskan bahwa dirinya bersama dosen pandamping Aisyah Hadi Ramadani, S.Si, M.Sc, dan anggota mahasiswa Nynda Ayu Nadira Savitri, Lailatus Fitri, Nur Fatimah Azzahra Haibaturrahma, dan Ayu Dewi Wulandari, meneliti manfaat kulit nanas untuk dijadikan ecoenzim fermentansi selama tiga bulan untuk dapat digunakan sebagai Biostimulasi agar limbah minyak mentah ini dapat terurai atau dapat terpisah dari air melalui ecoenzim kulit nanas tadi.
Menariknya ecoenzim kulit nanas ini, kata Karin selain dapat mengurai antara minyak mentah dengan air juga bemanfaat untuk hal lain. Sebab enzim yang diteliti tersebut adalah enzim amilase dan enzim lipase. (doni osmon)
