Arek Biologi UMLA Riset Talas Jepang Penambah Imunitas-Toksisitas Radikal Bebas
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN-Mahasiswa Prodi Biologi Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) lolos skema PKM RE, dengan riset berjudul Alternative Pangan Fungsional Umbi Talas Jepang Sebagai Imunostimulan Untuk Deaktivasi Toksisitas Radikal Bebas Melalui Uji In-Vivo.
Secara umum riset yang dilakukan PKM RE Prodi Biologi UMLA ini dikatakan ketua kelompoknya Dwi Zulianti disapa Dwi. Bahwa penelitiannya tersebut diuji coba terhadap tikus putih dengan usia delapan minggu.
Penelitian ini kata Dwi dilaksanakan sekitar 14 minggu, untuk uji coba sekitar dua minggu. Sebelum uji coba ke tikus putih ada proses ektraksi talas Jepang yang diambil dari petani di Kecamatan Mantup Lamongan.

Dwi melanjutkan ekstrasi talas ini untuk dijadikan obat yang di uji cobakan ke tikus putih. Setelah dua minggu akan diukur limposit monosit dan leukosit, sebagai parameter imunitasnya. Selain itu diukur untuk hispatologi hepar atau hatinya. Fokus pengamatan, pada sel hepatositifnya. Sel yang ada di dalam hepar.
Hasil penelitian ini, ucap Dwi akan dipublikasikan ke jurnal reputasi nasional yang sudah terakreditasi selain itu juga pencatatan hak cipta poster tentang prosedur ekstrasi talas jepang.
Dijelaskan Dwi pemilihan gunakan talas Jepang sebagai penambah imunitas tubuh disebabkan indeks karbohidratnya sangat rendah sehingga aman dikonsumsi bagi penderita diabet. Berdasarkan hal ini ektraksi talas Jepang diharapkan selain menambah imunitas juga penangkal radikal bebas. Manfaat ini menjadikan talas Jepang sebagai alternative pangan dibandingkan nasi yang tinggi karbohidratnya.
Sekedar tambahan, Dwi menyebutkan bahwa PKM RE ini dosen pendamping Putri Ayu Ika Setyowati M.Si, dirinya sebagai ketua Dwi Zulianti, beranggotakan Putri Gita Ayu Safitri, Uswatun Chasanah, dan Filliana Andalucya. (doni osmon)
