Mahasiswa PMM UMM Aksi Edukasi Warga Kalirejo Bidang Kesehatan-Lingkungan dan Sekolah Bebas Perundungan
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di RW 03, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). PMM UMM tersebut terdiri mahasiswa atas nama Andra Ayu Daniswara (202310410311033-Kordinator), Meilia Sabrina Rahmawati (202310310311017), Adinda Putri Harianik (202310410311030), Yassirly Amry (202310310311064), dan Intan Tri Wulan Desy N. S. (202310310311046). Dalam melaksanakan program kerja (proker) PMM UMM ini di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Dwi Ratna Indri Hapsari, SH. MH.

Dijelaskan Koordinator PMM UMM, Andra Ayu Daniswara, salah satu bentuk hilirisasi tersebut penerapan ilmu pengetahuan di tengah masyarakat yakni di RW 03, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, mengusung tema Aksi Edukasi Terpadu untuk Masyarakat: Mewujudkan Lansia Sejahtera, Lingkungan Bersih Melalui Bank Sampah, dan Sekolah Dasar Aman dari Perundungan. Program ini berlangsung sejak 21 Juli hingga 20 Agustus 2025.
Metode kegiatan melalui edukasi, pendampingan, dan aksi sosial yang melibatkan tiga sasaran utama: lansia, masyarakat umum, dan siswa sekolah dasar. Pada kelompok lansia, dilaksanakan sosialisasi hipertensi, senam kesehatan, serta pemeriksaan tekanan darah. Tujuannya meningkatkan kesadaran kesehatan dan kualitas hidup warga lanjut usia. Pada bidang lingkungan, tim PMM turut serta dalam kegiatan Bank Sampah RW 03 dengan memilah dan mengolah sampah menjadi produk kreatif bernilai ekonomi. Program ini mengurangi volume sampah sekaligus mendorong partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Untuk kelompok siswa sekolah dasar, kata Andra, program yang dilakukan edukasi sopan santun, praktik mencuci tangan, sosialisasi anti-bullying, senam rutin, hingga praktik gosok gigi bersama. Metode pembelajaran yang digunakan berupa permainan interaktif, video edukasi, serta kegiatan praktik langsung agar materi lebih mudah dipahami anak-anak.
Selain itu, mahasiswa juga melaksanakan kegiatan kreatif seperti pembuatan manik-manik untuk hadiah, pengolahan galon bekas menjadi pot tanaman, serta penanaman bibit sayur yang hasilnya diberikan kepada sekolah, posyandu, dan kelompok lansia.
Andra Ayu Daniswara menyebutkan rangkaian kegiatan berlangsung secara sistematis mulai dari pembukaan program bersama perangkat desa, pelaksanaan berbagai sosialisasi, hingga penutupan program pada 13 Agustus 2025 dengan pemutaran after movie bersama warga. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari perangkat kelurahan, guru sekolah, puskesmas, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.

Kendala yang dihadapi antara lain rendahnya kehadiran lansia dalam beberapa kegiatan serta kebiasaan warga dalam memilah sampah yang belum konsisten. Namun, hambatan ini dapat diatasi melalui pendekatan langsung dan pendampingan intensif.
Hasil kegiatan menunjukkan mahasiswa PMM UMM mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, antara lain meningkatnya kesadaran kesehatan lansia, penguatan budaya peduli lingkungan, serta terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman dan sehat. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang memperkuat keterampilan komunikasi, kepemimpinan, serta kepedulian sosial.
Program ini diharapkan dapat berkelanjutan melalui sinergi masyarakat, pemerintah kelurahan, dan institusi pendidikan sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan dalam jangka panjang. (rilis: pmm umm/don)
