Tiga Santri Madtsamuda Tuntas 30 Juz Saat Dauroh Tahfidz Ponpes Karangasem Paciran
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN-Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 2 (Madtsamuda) Karangasem, Paciran, Lamongan, mengikut sertakan 75 siswa-siswinya pada Dauroh Tahfidz yang diselenggarakan pondok pesantren Karangasem.
Dijelaskan Kepala Madrasah, Millazul Faidah, ketika Dauroh Tahfidz ini, 2 siswa dan 1 siswi dari Madrasah Muhammadiyah 2 berhasil mengukir prestasi yang luar biasa dengan menyelesaikan hafalan Al-Qur’an sebanyak 30 Juz.
Siswa-siswi ini kemudian mengikuti pengukuhan Daurah Tahfidz ke XXI dengan penuh kekhidmatan dan semangat yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Pacrian, Lamongan pada Ahad, (1/10).
Kata Millazul Faidah, prestasi yang diraih siswa-siswi Madtsamuda ini tidak hanya membanggakan diri mereka sendiri, tetapi juga sekolah dan orang tuanya tentunya. Sangat bangga dengan pencapaian gemilang yang berhasil ditorehkan siswa-siswinya tersebut.
“Prestasi ini adalah bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, dan semangat para siswa Madtsamuda. Mereka telah menunjukkan komitmen tinggi dalam memahami dan menghafal Al-Qur’an. Ini adalah suatu kebanggaan besar bagi kita semua,” ujar Millazul Faidah.
Millazul Faidah berharap, pencapaian ini juga menjadi inspirasi bagi seluruh siswa Madtsamuda serta menjadi contoh bagi generasi muda lainnya dalam memperdalam pemahaman agama dan nilai-nilai keislaman.
Pengukuhan Daurah Tahfidz ini dihadiri oleh para santri yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an sesuai dengan target, dihadiri oleh orang tua, para ustatdz dan ustadzah, serta pengurus pondok pesantren.
Suasana haru dan kebanggaan terpancar dari wajah-wajah mereka yang telah melewati perjuangan panjang dalam menghafal kitab suci umat Islam ini.
Pengasuh Pondok Karangasem, Abdul Hakam Mubarok, menyampaikan terimakasih kepada orang tua santri yang telah meridhoi putra-putrinya menjadi penghafal Al-Quran.
“Saya yakin, apa yang anak-anak usahakan dalam tempo satu bulan mengikuti Dauroh akan memberikan manfaat yang sangat besar,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pendidikan Pondok Karangasem, ustadz Fatih Futhoni menuturkan sepanjang santri pesantren ini tidak berhenti melakukan gerakan mencetak mubaligh, ulama Muhammadiyah.
“Kekuatan ini atas landasan Al Qur’an dan Al hadist sebagai sumber nilai, dan sumber kebenaran yang harus kita tegakkan dan kita junjung tinggi sehingga keluarga besar pondok Karangasem terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya,” tuturnya.
Ustadz Fatih Futhoni menegaskan Pondok Karangasem tidak pernah berhenti memperkuat dan mengunggulkan kurikulum Keislaman, Kemuhammadiyahan, Bahasa Arab dan Tahfidzul Qur’an.
Dirinya yakin bahwa, pendidikan di Karangasem tidak sekedar mencerdaskan tetapi juga menyelamatkan.
“Karena kami terus arahkan pendidikan di Karangasem di bawah panji-panji Islam yang bersumber dari Al Qur’an dan dan Al hadits,”ujarnya.
Ustadz Fatih Futhoni berharap, para santri lulusan Karangasem menjadi penolong-penolong Islam, menjadi laskar-laskar langit penjaga Mukjizat di muka bumi ini.
Pengukuhan Daurah Tahfid ini bukan hanya tentang menyelesaikan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga tentang memperdalam pemahaman agama dan nilai-nilai keislaman.
Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran Lamongan berkomitmen untuk terus memberikan pendidikan agama yang berkualitas, serta mendukung perkembangan spiritualitas generasi muda.
Dauroh Tahfid yang puncaknya adalah pengukuhan yang berlangsung sukses ini adalah bukti nyata bahwa pendidikan agama di Madrasah bianaan Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Pacrian, Lamongan, terus berkembang dan memberikan hasil yang membanggakan. (iwan abdul gani)
