Terbukti Lulusan Prodi Peternakan UMM Sebagai Pengusaha-Pegawai Negeri
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Jika saat ini sebagai calon mahasiswa baru, lebih prospektif memilih Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian-Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (FPP UMM). Kenapa? Ketua PMB Prodi Peternakan UMM, Dr. Akhis Soleh Ismail, S.Pt, mengungkapkan Prodi Peternakan UMM sudah terbukti dan bukti tersebut dikuatkan dengan hasil survei bahwa para alumninya sukses di bidang usaha, industri, pegawai negeri, hingga akademisi.
Akhis Soleh Ismail lantas menyebutkan data hasil survey para lulusannya bahwa wiraswasta/pengusaha (48 persen), menggeluti bidang industri (40 persen), pegawai negeri (5 persen), honorer (3 persen), lanjut studi (3 persen), dan pendidik/akademisi (1 persen). Dengan begitu sebagian besar misi Prodi Peternakan UMM sukses mencetak lulusan yang mandiri dan akan membuka lebih banyak lapangan pekerjaan.

Kesuksesan Prodi Peternakan UMM ini, tandas Akhis tidak lepas dari kuatnya Prodi Peternakan UMM dalam profil, keilmuan, program unggulan, prospek, mitra, fasilitas, dan jalur registrasi. Itu sebabnya Prodi Peternakan merupakan program studi yang diarahkan kepada penguasaan ilmu dan teknologi bidang peternakan secara komprehensif.
Program Studi Peternakan memiliki teknologi dari hulu sampai hilir di bidang peternakan serta sumberdaya pembelajaran yang handal dan layak di bidang peternakan. Dengan adanya teknologi dan sumberdaya ini, maka Program Studi Peternakan dapat menghasilkan SDM berdaya saing tinggi dalam penguasaan IPTEK dan kewirausahaan peternakan.

Kata Akhis, prodi peternakan juga memiliki banyak kelas unggulan yang sudah terjamin. Yakni agropreneurship, kelas profesional unggas (CoE), kelas profesional ruminansia (CoE), dan program sertifikasi keahlian (kepala bagian pengendalian mutu atau QC) dan pengelolaan produksi ternak.
Selain mendapat kelas unggulan, tandas Akhis mahasiswa juga akan belajar lebih banyak keilmuan seperti Teknologi dan manajemen produksi ternak, kesehatan ternak, pemuliaan dan genetika, bioteknologi peternakan, nutrisi, teknologi pakan dan manajemen pastura, teknologi penanganan dan pengolahan hasil ternak dan hasil ikutan ternak, sosial dan ekonomi peternakan

Sambung Akhis, tentu semua pembelajaran didukung dengan sarana prasarana yang lengkap. Prodi Peternakan memiliki fasilitas fisik seperti gedung perkuliahan, laboratorium, kantor, taman dan eksperimental farm.
Juga ada fasilitas yang mendukung kegiatan akademik seperti hotspot area, serta sarana dan prasarana kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa untuk pengembangan softskill mahasiswa terutama jiwa entrepreneurship.

Menariknya, ucap Akhis, Prodi Peternakan UMM terus beradaptasi dengan segala kemungkinan yang akan dihadapi oleh para lulusan. Dengan menggandeng banyak mitra Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI) menjadikan Prodi Peternakan memiliki kesempatan besar menyesuaikan kebutuhan seperti kompetensi yang sesuai. Beberapa mitra DUDI yang sudah bekerja sama dengan Prodi peternakan antara lain seperti PT Jatinom Indah Agri, PT. Charoen Pokphand Indonesia, PT. Mensana Aneka Satwa, PT. Satwa Karya Megah, PT. Sanbe Farma, PT. Big Dutchman, PT. Fajar Taurus Farm, PT. Pesona Satwa Farm, PT. Lumbung Harta Makmur, PT. Karyana Gita Utama, dan Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari.

“Bidang peternakan ini bukan hanya sekedar passion tetapi bidang yang menjaga keberlanjutan kehidupan ini karena mensupplai kebutuhan protein hewani. Tanpa adanya protein hewani maka manusia tidak akan berkembang secara optimal” ujar Akhis.
Pendaftaran Prodi Peternakan sudah dibuka sejak 1 November 2022 hingga nanti 31 Juli 2023. Jalur pendaftaran terdiri dari reguler dan beasiswa. Beberapa beasiswa yang tersedia adalah Jalur Prestasi (bebas SPP 1 semester), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Alumni Sekolah Muhammadiyah (Potongan DPP 50 persen), saudara kandung (Potongan DPP 20 persen), Yatim Piatu (Bebas DPP dan SPP), dan Mahasiswa Asing. (reporter: hamara/editor: doni osmon)
