Silaturahmi-Satu Persepsi, Orang Tua Maba Bangga Kuliah Anaknya di UMLA
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN – Universitas Muhammadiyah Lamongan atau sering disebut UMLA bergantian menyambung ikatan dengan orang tua atau wali maba dalam kegiatan silaturrahim orang tua/wali mahasiswa baru UMLA Angkatan 2022-2023 pada (15/9).
Rektor UMLA, Dr. Aziz Alimul Hidayat S.Kep, NS, M.Kes, dalam sambutannya menginginkan tali silaturahmi antara UMLA dengan orang tua/wali maba semakin erat dan samakan persepsi.
Dijelaskan mengenai perkembangan UMLA, Rektor Aziz menyampaikan kepada orang tua/wali untuk bangga mengkuliahkan putra-putrinya di UMLA. Beberapa pencapaian dalam setahun terakhir, UMLA mencapai ranking satu di tingkat Karesidenan Bojonegoro (Bojonegoro, Gresik, Lamongan, Tuban). Naik ke wilayah provinsi Jawa Timur UMLA menempati posisi ke-4 dan posisi ke 124 di tingkat nasionalnya dari 4.000 lebih PTN/PTS.

Ditambah lagi dalam bidang kemahasiswaan UMLA meraih ranking 33 dari Kemendikbud RI. Harus bangga karena UMLA bisa bersaing sebegitu hebatnya di perjalanan awalnya.
Kembali pada inti agenda, jelas Rektor Aziz, sebagai sarana atau wadah bagi pihak kampus dan orang tua/wali untuk menyamakan persepsi atau pandangan. Me-kuliahkan anak tidak sama dengan jual beli. Ketika orang tua/wali membayar selama ini hanya melihat pada rugi dan untung dalam waktu singkat.
Rektor Aziz mencoba mengubah dari pemikiran tersebut ke pandangan kalau hal tersebut adalah investasi akhirat. Biaya kuliah yang dikeluarkan akan digunakan UMLA sebaik mungkin untuk memperbaiki infrastruktur fisik, digital, dan tata kelola demi peningkatan mutu pembelajaran.
“Tentu ada ikatan, ikatan bersama-sama mensukseskan putra putri panjenengan mensukseskan pendidikan” ujar Rektor UMLA sebagai wujud atau inti dari silahturahmi.

Disambung oleh Wakil Rektor II, H. Alifin, SKM, M.Kes, sekaligus memandu acara silaturahmi. Menyampaikan bahwa pilar pendidikan ada tiga yaitu mahasiswa, dosen, dan orang tua/wali. Ketiganya harus bersinergi dan menyamakan pandangan agar memperlancar studi kedepannya.
Warek Alifin juga dengan bangga menyampaikan bahwa UMLA menargetkan Gedung UMLA lantai 10 selesai pada Juli mendatang. Kisaran biaya yang dibutuhkan sebanyak Rp. 80 miliar sehingga mengajak orang tua/wali semua untuk membantu pendanaan sebagai wujud investasi. Semua yang diberikan akan dirasakan bersama dan UMLA menjamin hal itu.
Sekedar informasi, UMLA dalam waktu dekat akan mengembangkan lahan parkir, kantin, dan sarana olahraga. Sedangkan untuk waktu setahun kedepan akan membangun rusunawa, setelah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk dijadika pesantren mahasiswa. Selain itu untuk membantu mahasiswa yang tidak lolos bantuan KIP dari pemerintah akan dibebaskan dana infaq dan ada pengembangan dana UKT 25 persen (khusus Non-FIK) untuk meringankan tanggungan dana.
UMLA juga sedang mempersiapkan membuka tiga prodi baru kedepannya. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan berjalan dua arah. Orang tua/wali mengajukan beragam pertanyaan dan usulan untuk UMLA dan juga demi putra-putrinya yang baru saja menjadi keluarga baru UMLA.
Pesan terpenting bagi orang tua/wali untuk saat ini cukup dengan membantu doa dan membayar uang kulaih tepat waktu atau bisa menkonfirmasi jika ada keterlambatan pembayaran. (reporter: hamara/editor: doni osmon)
