Saat Masuk UMM Jalur Prestasi, Sasti Mahasiswa Prodi Akuakultur UMM Lulus Yudisium Raih Summa Cumlaude
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Sasti Kharisma Nurtamela, S.Pi, mahasiswa Prodi Akuakultur-Perikanan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini dinobatkan sebagai terbaik tuga saat yudisium Fakultas Pertanian Peternakan UMM kemarin (13/8) 2025. Menurut Sasti dirinya meraih terbaik tiga dengan nilai Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3.90 (Summa Cumlaude 3.90-3.99).
“Dulu ketika masuk Prodi Akuakultur saya lewat jalur prestasi, Alhamdullillah sekarang saat lulus yudisium meraih prestasi terbaik tiga se fakultas,” tutur Sasti.

Menariknya selama menempuh pendidikan di Prodi Akuakultur UMM, Sasti merasakan sangat beruntung disebabkan mendapatkan pengalaman serta ilmu yang bermanfaat untuk menempuh dunia kerja di bidang perikanan.
Untuk mengabadikan manfaat keilmuan tersebut dirinya menuangkan dalam bentuk karya tugas akhir (skripsi) berjudul Analisis Kelimpahan Fitoplanton pada Budidaya Uadang Vaname (Litopenaeus Vanname) Sistem Intensif di Tambak Udang Kabupaten Tulungagung.
Skripsi tersebut secara umum dijelaskan Sasti membahas proses mengukur dan mengevaluasi jumlah serta jenis fitoplankton yang ada di dalam tambak budidaya. Fitoplankton adalah tumbuhan mikroskopis yang berperan penting sebagai produsen utama dalam rantai makanan di tambak, dan keberadaannya yang seimbang sangat krusial untuk kesehatan dan pertumbuhan udang.

Sasti mengungkapkan ilmu akademik dan praktik tentang perikanan ini disampaikan secara komunikatif oleh dosen yang pakar di masing-masing bidang akuakultur maupun perikanan. Bahkan teori akademik ini langsung dipraktekkan dalam laboratorium serta program magang kerja di dunia industry yang berbasis Center of Excellence.
“Program CoE Prodi Akuakultur UMM ini sangat bermanfaat bagi saya, khususnya di kelas professional udang yang membuat saya bertambah pengalaman bidang perikanan secara ri-il di lapangan. Selain itu banyak menjalin relasi dengan industry. Sehingga mahasiswa sebelum lulus sudah memiliki kompetensi atau keahlian untuk kerja, bahkan dapat melihat prospek masa depan bidang perikanan yang masih terbuka luas,” ujar alumni Madrasah Aliyah Negeri Kabupaten Pacitan ini. (humas/don)
