PMM 17 UMM Proker Edukasi Siswa-Wali Murid SDN Torongrejo 01 Kota Batu Bahaya Perundungan
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengadakan kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswanya, kegiatan tersebut adalah Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM). Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) juga merupakan kegiatan di bawah naungan Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang. Adapun tujuan dari kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengaplikasikan Hilirisasi hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).
Para mahasiswa di bawah bimbingan dosen Mochammad Aan Sugiharto, M.Sosio merupakan kelompok 17 gelombang 4 yang beranggotakan lima orang yaitu Afifah Salsabila Humairah, Nur Rahmadita Samsoedin, Khalisa Novita Dewi, Rizkanira Saqina, dan Ocha Sagita memilih SDN 01 Torongrejo sebagai tempat penelitian sekaligus pengabdian untuk kegiatan PMM. Menurut kelompok 17, SDN 01 Torongrejo memiliki masalah di lingkungan sosialnya. Pada saat survei awal, terdapat beberapa murid yang melakukan candaan dengan unsur menghina fisik dan sosial tanpa mereka sadari. “Miris ya, padahal sekolah sebagai lingkungan pendidikan harusnya aman dari semua tindak kejahatan fisik maupun verbal” kata Khalisa.

Melihat adanya permasalahan yang terjadi saat survei tersebut, kelompok 17 PMM mengajukan program kerja berupa menciptakan lingkungan positif anti bullying di SDN 01 Torongrejo yang sudah disetujui oleh Ibu Sutriyani, S.Pd selaku kepala sekolah. Program kerja ini dilakukan dengan melibatkan seluruh kontribusi murid-murid, guru-guru, hingga orang tua. Untuk mencapai tujuan dari program kerja ini, kegiatan akan diiringi dengan serangkaian sosialisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran semua pihak terhadap pentingnya pencegahan bullying.
Pada hari pertama (18/07/2024) setelah pembukaan program kerja kelompok 17 PMM secara resmi dibuka di SDN 01 Torongrejo, kelompok 17 PMM langsung melakukan sosialisasi selama enam hari setelahnya ke setiap kelasnya dimulai dari kelas 6 hingga kelas 1. Sosialisasi ini dilakukan dengan mengulik seberapa jauh pemahaman siswa tentang bullying, dilanjutkan dengan pemaparan materi melalui presentasi menarik dan tontonan animasi yang selaras dengan tema anti bullying, serta yang terakhir sesi tanya jawab interaktif dimana siswa bisa bertanya maupun bercerita tentang pengalamannya tentang bullying. Seperti yang kelompok kami temukan saat survey, beberapa siswa mengaku menjadi korban bullying dari teman sekelasnya, kakak kelasnya, maupun teman di lingkungan dia bermain.
Melalui pemaparan materi yang menarik, kelompok 17 PMM menyajikan tema bullying dengan kompleks seperti dampak bullying untuk korban, tanda-tanda yang dialami korban bullying, cara mengenali tindakan bullying, cara menghadapi bullying, dan bagaimana cara menjadi teman yang baik. Dari pemaparan materi ini diharapkan siswa dapat lebih mudah memahami dan mengidentifikasi jika terjadi tindakan bullying di sekitarnya. Selain itu, mereka juga dapat memahami cara untuk menciptakan hubungan yang sehat di antara teman-teman mereka.

Program selanjutnya yang melibatkan kontribusi orang tua adalah sosialisasi terkait peran orang tua dalam mencegah dan mengatasi bullying jika terjadi pada anak. (06/08/2024) Sosialisasi ini dihadiri oleh orang tua dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan penyampaian materi presentasi singkat oleh kelompok 17 PMM. Tidak hanya menyampaikan materi presentasi, kelompok 17 PMM juga menyarankan beberapa buku terkait bullying seperti buku berjudul Stop Perundungan/Bullying Yuk! dari Kemendikbud dan buku berjudul Katakan Tidak Pada Perundungan karya Febri Purwantini. Adanya sosialisasi ini diharapkan orang tua menjadi lebih peduli terhadap apa yang terjadi pada keseharian anak-anak mereka.
Kelompok 17 PMM berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi anti bullying, baik anak-anak maupun orang tua dapat terlibat langsung untuk menciptakan lingkungan yang positif bebas bullying dengan menerapkan materi-materi yang sudah disampaikan melalui sosialisasi yang sudah dilakukan. Kelompok 17 PMM mengucapkan terima kasih karena kegiatan sosialisasi ini berjalan lancar berkat dukungan dan kesempatan yang diberikan oleh pihak SDN 01 Torongrejo. Tidak lupa juga kami ucapkan terima kasih kepada para orang tua dari murid SDN 01 Torongrejo yang dengan senang hati dan sukarela ikut hadir dalam kegiatan sosialisasi dalam mencapai tujuan dari program kerja kelompok 17 PMM.
