Modul Nusantara Kunjungi Museum Ganesya (Gelar Indonesia Budaya)
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Intania Amanda Putri asal Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah Medan dan Muhammad Fatra Anggana asal Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara serta seluruh mahasiswa selaku mahasiswa Pertukaran Mahaiswa Merdeka (PMM) batch 3 kelompok Modul Nusantara A( MN-A) Universitas Muhammadiyah Malang(UMM) dengan dosen pembimbing modul nusantara yaitu Abdurrohman Muzakki,M.Pd serta Liaison Officer (LO) Anggun Rahmayanti dan Ramadhani Ayu Veirimitha, melakukan kegiatan modul nusantara pada hari sabtu tanggal 28 oktober 2023 ke Museum Ganesya (Gelar Indonesia Budaya). Tujuan berkunjung ke Museum Ganesya (Gelar Indonesia Budaya) ini memberikan wawasan serta pengetahuan kepada mahasiswa sehingga mahasiswa dapat menganalisis materi apa saja yang di berikan oleh tour guidenya mengenai ragam budaya yang ada di Jawa seperti keris-keris peninggalan zaman dahulu dan juga beragam alat musik gamelan.

Museum Ganesya (Gelar Indonesia Budaya) terletak di Jalan Graha Kencana Raya, Jalan Raya Karanglo,Karanglo Banjararum, Kecamatan Singosari, Malang Jawa Timur,65126 Indonesia.Museum ini didirikan oleh perusahaan Ganesha Hawai Group. Museum Ganesya memiliki lahan dan bangunan yang cukup luas dan bertingkat dengan memiliki beberapa zona seperti:
- ZonaAlat Musik Jawa (Gamelan) : Pada zona ini pegunjung di jelaskan mengenai alat musik apa saja yang ada di gamelan, contohnya seperti kendhang,Saron,demung,bonang,kenong,gong,kempul,dan gambang. Disini seluruh mahasiswa juga di ajaran cara memakai gamelan tersebut bahkan saat kami mengunjungi museum ganesya ada beberapa mahasiswa yang memainkannya secara langsung.
- Zona Topeng : Seluruh mahasiswa yang berkunjung dapat melihat secara langsung bahwa topeng di bagi menjadi beberapa bagian seperti topeng demit, topeng mahabarata, topeng ramayana, topeng Cirebon dan juga lainnya.
- Zona Koleksi Perunggu dan Tosan Aji : Pada zona ini mahasiswa di jelaskan oleh tour guide mengenai barang apa saja yang ada pada koleksi ini. Seperti mata panah, serampang ikan, celupak, serta berbagai jenis nampan zman dahulu dan barang lainnya.
- Zona Keris : Pada zona ini mahasiswa mendapatkan ilmu baru bahwa zaman dahulu banyak sekali jenis keris yang ada di Indonesia sejak zaman kerajaan terdahulu .
- Zona Kendi : Pada zona ini mahasiswa mendapat ilmu bahwa kendi di bagi menjadi beberapa model berdasarkan fungsi yang di gunakan oleh orang-orang zaman dahulu.
- Zona Uang : Di zona ini mahasiswa di tunjukan berbagai jenis uang yang di gunakan orang zaman dahulu untuk bertransaksi dengan berbagai macam bentuk dan ukuran pula. Dimana bentuk dan ukuran tersebut berubah-ubah dari mulai yang berukuran besar hingga kecil
- Zona Patung Gajah Mada : Pada zona ini mahasiswa dapat mengetahui bentuk dan perlengkapan serta keris yang di gunakan pada gajah mada terakhir.
- Zona Batu Bertulis : Mahasiswa mendapat ilmu baru dimana pada zona ini di jelaskan bahwa di masa lampau Jawa timur merupakan pusat kebudayaan akan menemukan benda purbakala termasuk batu bertulis dan prasasti lainnya. Dimana prasasti tersebut bisa di temukan dari berbagai zaman dan kerajaan.
- Zona Permainan Daerah : Pada zona ini mahasiswa dapat melihat dan mengenang permainan-permainan apa saja yang di mainkan oleh zaman dahylu sebelum modernsasi masuk ke Indonesia.
Dari berbagai zona yang tersedia, mungkin kami hanya dapat memaparkan beberapa zona ini saja sebab seluruh zona yang tersedia di sini benar-benar menakjubkan dan juga menambah wawasan yang sedang berkunjung . tak lupa pula dalam setiap perjalanan kami mengabadikan beberapa momen dalam bentuk dokumentsi untuk kami simpan sebagai ceirta ketika kami kembali ke tempat asal masing-masing.
Seluruh penemuanyang ada dan di letakkan di museum ini sangat menakjubkan mata karena tersusun rapi dan estetik serta masih terjaga keasriannya. Lalu setelah kami selesai mengun jungi museum ini kami kembali ke dome kampus untuk melakukan permainan tradisional seperti congklak dan lainnya bersama seluruh mahasiswa, seluruh dosen, LO dan juga narasumber. (rilis: pmm pgsd umm)
