Mengasah Kreativitas-Peduli Alam PMM 20 UMM Edukasi Kreatif di SPS Omah Basmallah
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Kelompok 20 Gelombang 1 telah melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di SPS Omah Basmallah yang terletak di Desa Landungsari. Program ini mengusung tema “Pembelajaran dan Kesadaran Lingkungan melalui Prakarya dan Permainan Edukatif,” yang dirancang khusus untuk mengedukasi anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memperkenalkan mereka pada konsep gaya hidup sehat. Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) ini adalah untuk mengimplementasikan hilirisasi hasil penelitian Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

PMM kelompok 20 gelombang 1 ini beranggotakan Nadia Sekar Trisnani, Rosabilla Fatma Azzahra, Shafa Camila Oktania, Rahma Yunita, dan Siska Dinda Agretiya. Mereka di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Septi Nur Wulan Mulatmi, S. Pt., M. Sc.
Program ini mencakup berbagai kegiatan yang tidak hanya mendidik, tetapi juga menyenangkan bagi anak-anak. Di antara kegiatan yang dilakukan adalah “Camilan Sehat dari Alam: Mengenal Camilan Sehat Bubur Kacang Ijo dan Praktek Menanam Kacang Hijau,” ”Berkebun Sehat: Langkah Awal Menanam dan Menyiram Bibit Cabai dan Kembang Kol,” serta “Petualangan Pengelompokan Sampah: Belajar Memilah Sampah Melalui Permainan Interaktif.”

Kegiatan pertama yang diadakan adalah pengenalan camilan sehat melalui Bubur Kacang Ijo yang dilaksanakan pada hari Senin, 5 Agustus 2024, sebagai salah satu makanan tradisional yang kaya akan nutrisi. Setelah pengenalan kepada kacang hijau, anak-anak kemudian diajak untuk terlibat langsung dalam proses menanam kacang hijau di kapas. Dalam sesi ini, anak-anak diperkenalkan dengan kacang hijau sebagai bahan dasar yang menyehatkan dan mudah diolah. Aktivitas ini tidak hanya meningkatkan kesadaran anak-anak akan pentingnya memilih camilan yang sehat, selain itu juga untuk melengkapi pengalaman belajar mereka, anak-anak juga diajak untuk menanam kacang hijau. Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan dapat memahami siklus pertumbuhan tanaman dan pentingnya menjaga tanaman agar bisa tumbuh dengan baik.

Pada hari Selasa, 6 Agustus 2024 anak-anak melaksanakan kegiatan berkebun, yang menjadi salah satu sesi yang sangat diminati oleh anak-anak. Dengan semangat yang tinggi, anak-anak diajak untuk menanam bibit cabai dan kembang kol. Dalam sesi ini, anak-anak mendapatkan pengetahuan tentang manfaat bercocok tanam dan bagaimana tanaman dapat menjadi sumber makanan yang sehat. Mereka diperkenalkan pada teknik menanam, mulai dari menanam bibit, hingga menyiram tanaman. Mahasiswa UMM yang menjadi pendamping kegiatan ini memberikan arahan dan bimbingan secara langsung, memastikan setiap anak memahami proses tersebut dengan baik.
Mengajarkan kesadaran lingkungan kepada anak-anak bisa menjadi aktivitas yang seru dan edukatif. Salah satu kegiatan dalam program ini adalah “Petualangan Pengelompokan Sampah,” yang dilakukan pada hari Rabu, 7 Agustus 2024, sebuah permainan interaktif yang mengajarkan anak-anak cara memilah sampah dengan benar, seperti memisahkan sampah organik dan anorganik. Melalui gambar-gambar menarik dan panduan tempat sampah yang ditempel di dinding, anak-anak diajak untuk memilih dan memasukkan gambar sampah, seperti kulit buah dan daun kering untuk sampah organik, serta botol plastik dan kaleng untuk sampah anorganik, ke dalam kantong yang sesuai. Permainan ini dirancang untuk membantu mereka memahami perbedaan jenis sampah dan pentingnya membuang sampah pada tempatnya.
Dalam suasana ceria dan penuh semangat, anak-anak belajar tentang tanggung jawab lingkungan dan pentingnya daur ulang melalui permainan interaktif “Petualangan Pengelompokan Sampah.” Aktivitas ini tidak hanya mengajarkan mereka tentang jenis-jenis sampah, tetapi juga membentuk kebiasaan positif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sejak dini. Dengan bimbingan mahasiswa UMM, anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dan cepat memahami konsep pengelolaan sampah yang benar.

”Pandangan saya adalah bahwa program yang dilakukan ini secara efektif menggabungkan edukasi lingkungan dengan kegiatan praktis yang menarik bagi anak-anak. Dengan menggunakan metode kreatif seperti permainan interaktif dan pengalaman langsung seperti berkebun, program ini tidak hanya mengajarkan pelajaran penting tentang keberlanjutan dan gaya hidup sehat, tetapi juga menanamkan kebiasaan positif sejak dini” ujar Nadia Sekar Trisnani, koordinator kelompok mahasiswa UMM Kelompok 20 Gelombang 1
Melalui serangkaian kegiatan ini, mahasiswa UMM Kelompok 20 Gelombang 1 berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan anak-anak di Daycare Omah Basmallah. Dengan pendekatan edukatif dan menyenangkan, program ini bertujuan membentuk karakter anak-anak yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga peduli terhadap kesehatan dan lingkungan sekitar.
Kepala Sekolah SPS Omah Basmallah, Sugianti M. Pd, menyatakan, “Kami sangat mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh mahasiswa UMM Kelompok 20 Gelombang 1 ini. Kegiatan ini bukan hanya memberikan edukasi yang bermanfaat tentang lingkungan dan kesehatan kepada anak-anak, tetapi juga melibatkan mereka secara aktif dalam berbagai aktivitas yang mendukung pembelajaran mereka. Belajar dengan langsung mempraktikkan, seperti memegang biji dan menanam, akan lebih diingat oleh anak-anak. Program kalian luar biasa, menjadi pembelajaran yang akan melekat dalam ingatan dan hati mereka”. (penulis: pmm 20 gelombang 1)
