MDMC Lampung Kirim 15 Relawan Bantu Penanganan Banjir di Sumbar
TABLOIDMATAHATI.COM, METRO– Muhammadiyah melalui Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) / MDMC Wilayah Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam respon kemanusiaan. Sebanyak 15 relawan resmi diberangkatkan ke Sumatera Barat untuk mendukung penanganan darurat banjir bandang yang terjadi sejak akhir November. Pelepasan relawan digelar di halaman IGD RSU Muhammadiyah Metro dan dihadiri unsur PWM Lampung, MDMC PWM Lampung, Lazismu Wilayah Lampung, PDM Kota Metro, MPKU, serta jajaran direksi RSU Muhammadiyah Metro.
Para relawan akan bertugas selama 15 hari, mulai 2–17 Desember 2025, dan difasilitasi dengan tiga armada: satu ambulans, satu mobil tenaga medis, dan satu pick-up logistik. RSU Muhammadiyah Metro dan Lazismu Lampung juga memastikan dukungan penuh berupa obat-obatan, logistik, serta pembiayaan operasional selama masa tugas. Sejak 30 November, Lazismu Lampung telah membuka penggalangan dana untuk respon banjir Sumatera dan hingga 2 Desember terkumpul sebesar Rp 13.840.100.
Dalam sambutan pelepasan, dr. Windi Pratiwi, Wakil Ketua MDMC Lampung, menyampaikan bahwa relawan Lampung akan bergabung dengan tim MDMC dari berbagai wilayah lain yang ditugaskan ke Aceh, Sumut, maupun Sumbar. “Sebanyak 15 relawan sore ini siap diberangkatkan menuju Sumatera Barat. Semoga kehadiran kita mampu membantu saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan, keselamatan, dan nama baik Muhammadiyah selama menjalankan misi kemanusiaan.
Relawan yang diberangkatkan terbagi dalam dua tim. Tim Medis RSU Muhammadiyah Metro terdiri dari dr. Tedi Subroto (dokter umum), Anggi Setiawan dan Hengki Purwanto (perawat), Penta Bayu Pranata (farmasi), serta M. Mutaqqof Assyarif sebagai juru mudi. Sementara Tim MDMC Lampung mengirim unsur manajemen pos, logistik, serta psikososial yang akan memberikan pendampingan kepada penyintas di lokasi pengungsian.
Ketua PDM Kota Metro, Kustono, S.Ag, memberikan motivasi spiritual kepada para relawan. Ia menegaskan bahwa tugas kemanusiaan adalah ladang pengabdian yang harus dilandasi niat tulus. “Dimanapun ditempatkan, itu adalah amanah. Jaga kesehatan, jaga integritas, karena MDMC telah dikenal luas bahkan di tingkat internasional,” pesannya.
Ketua MPKU PWM Lampung, dr. Wirman, mengingatkan pentingnya kesiapan diri sebelum menolong orang lain. Ia menekankan tiga hal yang harus dijaga relawan: kesehatan fisik, kolaborasi tim, dan niat ibadah. “Dalam pelayanan kemanusiaan kita tidak bekerja sendiri. Kolaborasi adalah kunci agar tujuan kita tercapai,” ujarnya.
Pelepasan relawan ditutup dengan doa dan amanah dari Dr. Ahmad Sujino, mewakili PWM Lampung. Ia menegaskan bahwa relawan yang diberangkatkan telah melalui proses persiapan dan pembekalan yang memadai. “Semoga perjalanan dimudahkan dan membawa manfaat bagi masyarakat Sumatera Barat,” ujarnya sebelum meresmikan keberangkatan.
Dengan dukungan penuh dari RSU Muhammadiyah Metro, MDMC Lampung, dan Lazismu Wilayah Lampung, para relawan resmi bergerak menuju Sumatera Barat untuk memperkuat layanan medis, logistik, dan pendampingan psikososial bagi para penyintas. Muhammadiyah berharap kehadiran relawan dapat meringankan beban warga terdampak banjir bandang dan mempercepat proses pemulihan di wilayah tersebut. (budi santoso/aulia tarufi/rilis grup media afiliasimu)
