Maria Calon Dokter FK UMM, Langganan Prestasi Bidang Pageant
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Maria Novereza Hadrun mahasiswa Fakultas Kedoteran Universitas Muhammadiyah Malang (FK UMM) terus membawa nama baik fakultas yang dipimpin seorang Dekan FK UMM, Dr. dr. Meddy Setyawan, Sp.PD, FINASIM, ini. Segudang prestasi bidang pageant (duta) diraih Maria sejak SMA hingga terus prestasi ketika masuk FK UMM.
Apa saja prestasinya? Maria-begitu Maria Novereza Hadrun- disapa dimulai sejak bangku SMA tahun 2020 terpilih sebagai Putra-Putri Pendidikan Kota Malang, dilanjutkan Duta Pemuda Kota Malang tahun 2021, Duta Budaya Wakil I Kota Malang tahun 2022, dan terakhir Duta Hijab kategori Entreprenur koran lokal Malang.

Apa resepnya kok bisa prestasi pageant? Maria menyebutkan mempunyai jurus 4B. Yakni Brain (kecerdasan), Beauty (pesona/kecantikan), Behavior (perilaku/adab) dan Brave (keberanian/percaya diri). Nah jurus 4B ini diperolehnya secara otodidak karena sebelum banyak meraih prestasi sering mengalami kegagalan. Belajar dari kegagalan inilah akhirnya termotivasi meningkatkan potensi 4B dalam dirinya.
Menariknya dari pengalaman kegagalan Maria selain mempunyai jurus 4B, juga belajar mengembangkan potensi secara otodidak. Seperti beauty class, cat walk, public speaking, semua wawasan tentang pageant dipelajari secara otodidak.

Menurut Maria, potensi bidang pageant ini lebih mendapat support setelah dirinya diterima di FK UMM tahun 2021 lalu, sebagai tempat untuk mewudjukan cita-citanya sebagai dokter. Itu sebabnya dirinya harus prestasi di bidang non akademik maupun akademik.
Dunia pageant dengan kedokteran idnustri islami FK UMM sangat erat hubungan. Kedokteran sangat dibutuhkan seiring peningkatan industri era global ini. Seorang dokter harus menguasai bidang kedokteran industri. Selain itu seorang dokter harus mempunyai spiritual yang kuat, -alhamdulillah- di FK UMM diajarkan bukan hanyapinter akademik dan intelektual saja sekaligus dokter harus kuat spiritual dan kesalehan sosialnya.

Ditegaskan Maria bahwa ilmu kedokteran industri yang islami di FK UMM bisa terhubung dengan bidang pageant karena temanya selalau terkait dengan hal ini. Misalnya ketika dirinya sukses Dita Putra Putri Pendidikan Kota Malang mengusung tema keseimbangan prestasi akademik dan non akademik. Saat menjadi Duta Pemuda dirinya mengangkat tema era digitalisasi.
Salah satunya jika kita berada di kedokteran industri sudah pasti belajar bagaimana teknologi tersebut. Sementara pada Duta Budaya mengangkat tema bagaimana seorang dokter harus memperhatikan budaya di sekitar lingkungan. Misalnya ada praktek pengobatan yang air putihnya diberi bacaan doa-doa. Nah bagaimana seorang dokter menanggapinya seperti apa diajarkan oleh dosen-dosen FK UMM.

Ketika terpilih sebagai Duta Hijab kategori Entreprenur, kata Maria juga menerapkan hasil seminar dokter entrepreneurship. Bahwa dokter bisa juga sekaligus entrepreneur namun yang sesuai syariat muamalah Islam. Nah salama semester tiga ini dirinya mempunyai catatan dunia kedokteran.
Diantaranya memasuki dunia kedoktreran tidak hanya mengusai materi saja sekaligus harus paham, adaptasi lingkungan, terus memenuhi standart nilai seorang dokter. Ada nilai plus jika seseorang menempuh pendidikan di FK UMM yaitu seorang calon dokter juga dibekali tentang aqidah Islam, adab dan akhlak yang semua terangkum dalam matkul AIK (Al Islam Kemuhammadiyahan). Matkul ini menguatkan calon dokter yang nantinya berkecimpung dalam kedokteran industri. (rilis: humas fk umm/editor: doni osmon)
