Kwarda HW Lamongan Tiga Hari Semarak Jambore Prestasi Pandu Pengenal
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN – Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan (HW) Lamongan mengadakan Jambore Prestasi Pandu Pengenal (Jampanal) 2023. Kegiatan ini dilakukan di Lapangan Mojorejo Desa Mojorejo Kecamatan Modo selama tiga hari, mulai Jumat (24/2) dan berakhir Ahad (26/2).
Agenda ini dalam rangka menyemarakkan Musyda ke-12 Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, yang mengambil tema Membumikan Islam Berkemajuan Menuju Kejayaan Lamongan.
Ketua Kwarda HW Lamongan Yusuf Ismail berharap dalam sambutan pembukaan Jampanal, “Semoga berjalan dengan baik dan lancar. Mudah-mudahan semua ini nanti menghasilkan potensial kader-kader yang baik karena perkemahan ini pada dasarnya mempunyai harapan, membentuk kader yang inovatif, memiliki keinginan yang besar dalam membawa misi bangsa Indonesia ini, sehingga diharapkan sebagai ajang pendidikan,” harapnya.
Ramanda Yusuf meminta, tentunya kader-kader adanya pendidikan yang berakhlaqul karimah yang berkaitan dengan kebangsaan.
Sementara itu Ketua Kwartir Wilayah (Kwarwil) HW Jawa Timur Muhammad Harun Ar Roesyiedh mengapresiasi dalam sambutannya mengapresiasi kepada Kwarda Hizbul Wathan Lamongan dengan adanya Jampanal ini. Di HW itu ada namanya silaturahmi pandu. Bentuk silaturahmi pandu itu sangat bermacam-macam salah satunya pada siang hari ini yaitu Jampanal.

Menurut Ramanda Harun, pada kesempatan ini para peserta akan di uji keterampilannya selama latihan di qobilah masing-masing di uji kalau di HW itu ada namanya kemahiran. Oleh karena itu dirinya meminta kepada peserta untuk menunjukkan yang terbaik, jadilah pemenang, jangan sampai di depan kemudian tidak ada persiapan sehingga tidak ada pemenang.
Jadi tidak ada kemenangan itu tanpa ada latihan. Lebih baik mengeluarkan keringat terlebih dahulu baru nanti bisa mengangkat piala dengan tegak.
“Maka dalam perlombaan Jampanal ini jangan sampai ada yang bilang yang terbaik, karena yang terbaik itu dilahirkan dari latihan-latihan. Maka sifat kita adalah berlomba-lomba siapa yang paling terbaik,” tegasnya.
Kegiatan ini adalah agenda silaturahmi dari yang wilayah utara dengan wilayah selatan menjadi satu sehingga bisa berkenalan. Sehingga bisa saling menguatkan.
“Pertemuan ini untuk mengukur, tidak hanya kalian yang di ukur tetapi para pembina kalian juga diukur,” paparnya.
“Acara ini memang kita desain untuk seluruh Jawa Timur dalam menyemarakkan kegiatan Musyda di seluruh Jawa Timur, mudah-mudahan kegiatan ini bisa bermanfaat dan juga bisa memberikan kenangan yang indah bahwa di gerakan kepanduan Hizbul Wathan Lamongan itu banyak yang kita maksimalkan,” pungkasnya. (rilis: fathan faris saputro/editor: doni osmon)
