Kepala Bea Cukai, Pengusaha-Eksportir Bahas Proses Ekspor Bersama Mahasiswa Ekonomi Pembangunan UMM
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Menarik diskusi yang digelar Prodi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang (25/6) kemarin. Bahkan mahasiswa sangat interaktif dan antusias menyampaikan berbagai pertanyaan kepada nara sumber tentang tema Muda, Mandiri, Mendunia, Gen Z Siap Ekspor. Menurut Humas Prodi Ekonomi Pembangunan UMM, sekaligus moderator diskusi Muhammad Firmansyah, SE, ME, selama diskusi mahasiswa sibuk menyimak dan menyiapkan pertanyaan untuk dibahas secara tuntas.

Firman mengungkapkan hadir dalam diskusi ini adalah Direktur Media Mitra Indonesia, Sumhaji, S.Sos (eksportir), Kepala Kantor Bea Cukai Wilayah II, Ir. Agus Sudarmaji, M.Sc, dan Nada Ulviani, SE, (alumni EP UMM-eksportir). Para nara sumber ini membahas kegiatan ekspor yang saat ini mulai didominasi eksportir muda (Gen-Z) melalui inovasi teknologi dan tentunya Prodi Ekonomi Pembangunan UMM siap mewujudkan eksportir handal yang sukses menembus pasar global.
Mengawali diskusi dibuka oleh nara sumber Kepala Kantor Bea Cukai Wilayah II, Ir. Agus Sudarmaji, M.Sc, membahas secara umum tentang peran bea cukai, pengertian cukai, proses ekspor, dinamika ekonomi global, arus transportasi ekspor-impor Indonesia, tugas dan fungsi bea cukai, hingga prosedur pengawasan dan sanksi terhadap pelaku yang melanggar prosedur ekspor di Indonesia.

Berikutnya Direktur Media Mitra Indonesia, Sumhaji, S.Sos, mengungkapkan tren baru ekspor digital yang saat ini masih potensi dan peluang besar. Bahkan produk apa saja yang potensi ekspor, peluang ekspor produk digital, jumlah eksportir di ASEAN, langkah-langkah memulai ekspor, referensi ekspor, hingga bagaimana menghadapi tantangan ekspor.
Sesi diskusi ditutup oleh alumni EP UMM sekaligus eksportir Nada Ulviani, SE, memaparkan materi tentang bagaimana mengawali sebagai eskportir, bagaimana terjun ke komoditas dan eskpor, tips sukses sebagai eksportir, apa saja yang harus dilakukan ketika menerima order, tanggungjawab pengiriman, penentuan harga, dan system pembayaran.

Diskusi langsung disambut antusias oleh mahasiswa EP UMM dengan menyampaikan sejumlah pertanyaan. Diantaranya seperti bagaimana ketemu buyer yang pencairan pembayaran yang memiliki termin beberapa bulan kemudian. Pertanyaan juga terkait dokumen sertifikasi produk ekspor itu dibebankan kepada trader, supplier atau eksportir. (humas ep umm/don)
