Hafiz, Robot Engineer SMK Mutu Gondanglegi Juara ICC Guangzhou China
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Membuat robot yang mampu menggantikan tugas manusia tidak mudah. Profesi tersebut dinamakan Robot Engineer. Namun di SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi populer disebut SMK Mutu, mempunyai Robot Engineer muda yang prestasinya tembus Robotic International Coding Challange (ICC) di Guangzhou China.
Robot Engineer dimaksud adalah Hafiz Maulana Fernando, siswa jurusan Mekatronika SMK Mutu Gondanglegi, yang meraih Gold Medals dalam lomba robotic internasional ICC di China. Kepada wartawan tabloidmatahati.com, Hafiz menceritakan kisah proses meraih juara internasional tersebut.

Diawali dari informasi yang serba mendadak, kata Hafiz, saat itu info tentang perlombaan disampaikan guru robotic yang menunjuk dirinya sebagai Robot Enginer. Meski sedikit ragu namun tawaran itu diterima sebagai tantangan kelas internasional.
Hafiz berusaha semaksimal mungkin untuk mengikutinya. Pada saat itu persiapan pertama yang dilakukan adalah mengurus dokumen untuk per keluar negeri seperti paspor, visa dan semisalnya. Hal ini juga sebagai salah satu syarat untuk mengikuti lomba tersebut.
Saat mengurus paspor percepatan di Surabaya inilah, ucap Hafiz dirinya mendapat support dari oaring tuanya yaitu pasutri Saidul Anam-Nuki Apria Herawati. Bahkan doa keduanya terus mengiringi hingga saat ini.

Setelah paspornya selesai, ujar Hafiz langsung tancap gas berlatih siang-malam sekitar dua bulan lebih. Hal ini agar hasil saat lomba nanti maksimal serta bisa membuat bahagia kedua orang tua dan membawa kebanggaan bagi SMK Mutu Gondanglegi di kancah internasional.
Sekedar informasi bahwa Hafiz merupakan alumni SMP Muhammadiyah 2 Taman, Sidoarjo, sejak lulus dari SMPM 2 Taman dirinya memang sudah ingin memperdalam bidang robotic di SMK Mutu Gondanglegi khususnya jurusan Mekatronika. Alhamdulillah setelah berada di SMK Mutu bakat dan talenta robotiknya diuji langsung lomba tingkat internasional di China.
Saat lomba tersebut, Hafiz expert dalam bidang coding memakai laptop menggunakan aplikasi weecode yang bertema New Agricultural Challenge. Agar sukses lomba didampingi guru robotic SMK Mutu, Mr. Dedy Romadhon. Dari guru tersebut dirinya mendapat motivasi serta fokus prestasi.

Hafiz mengaku ketika di arena lomba tim juri menjelaskan tentang peraturan yang harus di ikuti peserta. Terdapat 3-4 misi untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Misi tersebut dikerjakannya dengan tuntas.
Menginjak pada hari berikutnya, yaitu hari pengumuman pememang lomba ICC China, Hafiz didampingi oleh dua guru senior SMK Mutu yakni Mr. Fahri dan Mr. Firdi. Kedua guru tersebut menjadi saksi bahwa tim robotic SMK Mutu Gondanglegi sebagai juara pertama meraih medali emas dalam ajang robot ICC Guangzhou China.

“Saya masih belum bisa percayaa ketika pengumuman. Apalagi meraih Gold Medals, Suatu kebanggaan bagi saya dan perjuangan yang tinggi untuk bisa mendapatkan juara International di China, Alhamdulillah,” puji syukur Hafiz di atas panggung.
Prestasi ini, tandas Hafiz, membuat dirinya tambah semangat sekaligus poin pengalaman bisa mengikuti kompetisi serupa maupun berbeda di lain waktu. Sekali lagi dirinya bersyukur karena mendapat banyak pengalaman, ilmu, dan masih banyak lagi, turut membanggakan orang tua, sekolah dan seluruh orang-orang yang mendukungnya.

Terlebih saat pembagian piagam penghargaan, pembagian tersebut diserahkan langsung oleh pejabat perusaahan Weemake. Tentu saja merupakan pengalaman berharga bisa bertemu, berfoto, membuat bangga banyak pihak.
Sebagai penutupnya, Hafiz mengucapkan syukur Alhamdulillah atas nikmat Allah berupa juara satu ICC di China ini. Terima kasih kepada kedua orang tuanya yang sudah support doa, tim robotic dan guru SMK Mutu, serta seluruh teman-teman yang selalu menjadi supporternya,” tutur Hafiz. (humas smk mutu/editor: hamara)
