Klinik Aisyiyah Moyudan Gelar Pelatihan Penanganan Gigitan Ular-Kebakaran
TABLOIDMATAHATI.COM, MOYUDAN – Kamis Pagi yang cerah 2 November 2023 di Klinik Aisyiyah Moyudan menjadi saksi pelaksanaan pelatihan peningkatan kapasitas bagi pimpinan, karyawan, dan mahasiswa magang. Acara ini juga dihadiri oleh mahasiswa magang dari UNISA Yogyakarta dan UIN yang tengah menjalani kegiatan outing di Rumah Satwa Moyudan.
Salah satu materi yang paling menarik adalah pengenalan dan penanganan gigitan ular. Materi ini disampaikan oleh dua ahli, yaitu Nurkhoirudin, staf Tanggap Darurat dan Rehabilitasi Bencana PDM Sleman, dan Hanif K Henk, pemilik Rumah Satwa Moyudan.
Mereka memberikan wawasan yang sangat berharga tentang berbagai jenis ular, termasuk yang berbisa dan tidak berbisa. Diskusi dan praktek penanganan gigitan ular serta evakuasi ular dalam lingkungan klinik menjadi bagian penting dari pelatihan ini.
Dalam konteks musim kemarau yang sering kali menyebabkan peningkatan insiden gigitan ular, pengetahuan ini menjadi semakin berharga.
Dr. Nurul Chusna Soeratno, pimpinan Klinik Aisyiyah Moyudan, mengungkapkan, “Peserta sangat antusias dengan materi yang disampaikan, apalagi di musim kemarau ini sering ditemukan pasien korban gigitan ular.”
Dr. Nurul juga menyoroti perlunya peningkatan peralatan penunjang untuk penanganan gigitan ular. Dia menjelaskan bahwa klinik saat ini belum menyediakan Serum Anti Bisa Ular (SABU), yang sangat bermanfaat dalam penanganan kasus gigitan ular. Upaya peningkatan fasilitas ini akan membantu lebih banyak pasien yang membutuhkan perawatan.
Selain materi gigitan ular, pelatihan juga mencakup penanganan bahaya kebakaran. Staf PKU Gamping memberikan wawasan tentang cara menghadapi situasi darurat kebakaran, sementara para peserta juga mengikuti simulasi penanganan musibah kebakaran dan gempa bumi yang disampaikan oleh LRB PWM DIY.
Acara ini tidak hanya diikuti oleh pimpinan dan karyawan Klinik Aisyiyah Moyudan, tetapi juga dihadiri oleh mahasiswa magang dari UNISA Yogyakarta dan UIN. Keberadaan mahasiswa magang dari dua universitas ini menambah semarak acara, menguatkan semangat belajar bersama, dan menjalin kerja sama yang erat dalam pengembangan pengetahuan dan keterampilan.
Pelatihan ini merupakan salah satu langkah positif dalam mempersiapkan tenaga medis dan petugas darurat dalam menghadapi situasi yang mungkin timbul di masa depan. Semoga pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat memberikan manfaat besar, terutama dalam mendukung kesehatan dan keselamatan masyarakat.
Peningkatan Kapasitas Pimpinan Dan Karyawan Klinik Aisyiyah Moyudan
Kamis 2 November 2023 pagi Klinik AisyiyahMoyudan melaksanakan pelatihan untuk peningkatan kapasitas Pimpinsn dan karyawan dan juga mahasiswa magang dari UNISA Yogyakarta.
materi pengenalan dan penanganan gigitan ular disampaikan oleh staf Tanggap darurat dandan Rehab Rekon LRB PDM Sleman, Nurkhoirudin bersama Hanif K Henk owner Rumah Satwa Moyudan.
peserta dikenalkan berbagai jenis ular baik yang berbisa dan tidak berbisa dilajutkan diskusi dan praktek penanganan gigitan ular serta cara evakuasi ular dalam lingkungan klinik.
materi selanjutnya tentang penanganan bahaya kebakaran oleh staf PKU Gamping dan simulasi penanganan musibah kebakaran dan gempa bumi oleh LRB PWM DIY.
dr Nurul Chusna Soeratno, pimpinan Klinik AisyiyahMoyudan menyampaikan “ peserta sangat antusias dengan materi yang disampaikan, apalagi di musim kemarau ini sering didapati pasien korban gigitan ular”.
Kedepan akan ditambah beberapa peralatan penunjang untuk penanganan gigitan ular. apalagi klinik sampai saat ini belum menyediakan SABU :(Serum anti Bisa Ular ) yang sangat bermanfaat untuk penanganan gigitan ular.
peserta pimpinan, karyawan dan mahasiswa magang jumlah ±30 orang juga diikuti mahasiswa magang dari UIN yang kebetulan ada kegiatan outing di Rumah satwa Moyudan. (arief hartanto)
