Dua Dosen UMLA Menjadi Panelist IISMA Challenge
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN – Indonesian International Student Mobility Awards(IISMA) adalah salah satu implementasi program Kampus Merdeka kerja sama antara kementrian pendidikan tinggi dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Dijelaskan dosen Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Nihayatul Munaa, S.KM, MPH, saat IISMA 2023 ini ada dua dosen UMLA yang lolos seleksi panelist dalam kegiatan IISMA challenge.

Dijelaskan Nihayatul, dosen UMLA dimaksud selain dirinya juga atas nama Dias Tiara Putri Utomo, MPd. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui kegiatan pertukaran mahasiswa selama satu semester di beberapa universitas ternama di dunia. Selama menempuh pendidikan di negara lain, kata Nihayatul, mahasiswa wajib mengikuti beberapa challenge yang diadakan oleh penyelenggara IISMA dari Kemendikbud. Diantaranya adalah Industrial Exposure Challenge, Heroes Challenge, dan Article Challenge.

Nihayatul mengatakan proses seleksi diikuti mereka sejak bulan Mei 2023 dengan melampirkan beberapa syarat seperti kemampuan bahasa, pengalaman, dan rekomendasi kampus. Hasilnya September 2023 dirinya terpilih menjadi panelist Industrial Exposure Challenge, sementara Miss Dias terpilih pada Heroes Challenge, dan Article Challenge. Pelaksanaan Challenge ini dimulai sejak November dan berakhir pada bulan Desember 2023.
Sebagai dosen Administrasi Rumah Sakit, Nihayatul menyebutkan industrial Challenge sangat bermanfaat dimana mahasiswa membuat video kegiatan yang berisi kunjungan industry yang dilakukan selama IISMA 2023.
Nihayatul mengatakan beberapa peserta yang dinilai projectnya berasal dari University of Strathckyde, Phoenix Academy, Nelson Marlborough Institute of Technology, dan National Pingtung University.
Sementara itu, Dias Tiara Putri Utomo disapa Dias melakukan penilaian terhadap pandangan mahasiswa tentang pahlawan dalam era modernisasi melalui Heroes Challenge. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa IISMA di kampus seperti Penn State University, Leiden University, Arizona State University, dan Nanyang Technological University.

Dias menegaskan sebagai dosen keperawatan sekaligus pengelola Lembaga Pusat Bahasa UMLA, dirinya juga melakukan penilaian terhadap kisah inspiratif yang ditulis oleh awardee IISMA 2023 dalam Article Challenge.
Penilaian mahasiswa dari berbagai universitas seperti University of Malaya, National Taiwan University, Hanyang University, dan University Kebangsaan Malaysia. “Saya berharap melalui Article Challenge ini mahasiswa bisa menebar manfaat lewat kisah inspiratifnya selama menjalani studi di luar negeri,” ujar Dias. (humas umla/editor: hamara)
