Dosen Biologi UMLA Raih Hak Paten Produk Serai Anti Hipertensi
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN – Ini kabar baik bagi penderita hipertensi, sebab salah satu dosen Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) Rofiatun Solekha, S.Pd, M.Sc, mendapatkan hak paten produk ekstrak serai wangi sebagai anti hipertensi dari pemerintah.

Dijelaskan Rofiatun, hak paten produk ekstrak serai wangi sebagai anti hipertensi tersebut sebagai lanjutan dari hasil riset yang dilakukan sekitar tahun 2019 dengan objek penelitian serai wangi. Mulai bagaimana budidayanya, jika terserang penyakit pertahanannya seperti apa, hingga untuk aplikasinya sebagai obat herbal apa saja.
Nah semua ini diteliti dengan detail oleh Rofiatun hingga tahun 2020 mendapatkan hibah Kemendikbud Ritek dengan program penelitian dosen. Penelitian ini tentu saja difokuskan serai wangi sebagai anti hipertensi. Hasilnya ternyata serai wangi dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

Setelah dicek laboratorium ternyata serai wangi mempunyai 42 senyawa salah satunya bisa digunakan untuk anti hipertensi. Kegunaan ini dari insilico (dikomputasikan) menggunakan teknologi senyawa mana yang berikatan dan efektif. Objek penelitian menggunakan tikus putih.
Menurut Rofiatun, efektifitas senyawa serai wangi untuk anti hipertensi ini juga sudah terbit dalam jurnal Scopus pada bulan November, akan dilanjutkan melalui penelitian kode etik atau objek penelitian manusia.

Masih berkaitan dengan hal ini, Rofiatun mem-paten-kan formulasi dan produk ekstrak batang serai wangi sebagai anti hipertensi. Sebab kandungan senyawa serai wangi bisa meningkatkan ACE (Angiotengsin Converting Enzim) inhibitor sehingga mampu menurunkan hipertensi pada probandus (objek penelitian) yakni mencit atau tikus putih.
Kenapa masih menggunakan tikus putih bukan kode etik? Rifiatun menjelaskan karena tahapan risetnya masih pada insilico. Saat ini proses invitro. Setelah invitro selesai barulan pada tahap kode etik dimana uji coba riset menggunakan probandus manusia. (humas umla/editor: hamim)
