Dias, Dosen UMLA Wakili PTMA Se Indonesia GYTF di Taiwan
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN – Prestasi Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) di bawah Rektor Prof. Dr. Alimul Aziz Hidayat, S.Kep, Ners, M.Kes, terus menanjak di kancah pendidikan internasional. Terbaru salah satu dosen prestasi UMLA lolos sleksi PTMA (Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah) se Indonesia untuk mewakili di forum internasional dalam event culture bertajuk 2023 Global Youth Trends Forum (GYTF) di Taipei, Taiwan.

Dosen dimaksud bernama Dias Tiara Putri Utomo, M.Pd, berada di Taipei sejak 9-12 November 2023. Kehadirannya di forum GYTF tersebut bersama empat delegasi PTMA yang lain, dua orang dari UMY (Universitas Muhammadiyah Yogjakarta), satu delegasi asal UM Surakarta, dan satu delegasi dari UM Pekalongan.

Agenda di GYTF Taipei ini dijelaskan Dias secara umum tentang pariwisata, seni budaya serta industri di Taiwan. Misalnya mengunjungi tempat wisata ikonik setempat, tradisi masyarakat Taiwan seperti budaya minum teh, membuat tofu (tahu), serta mengunjungi industri di Taiwan.

Tidak hanya fokus keliling mengunjungi tempat dimaksud, Dias juga melakukan diskusi tentang isu-isu lingkungan bersama peserta dari seluruh dunia. “Prinsipnya pertemuan pemuda dalam forum ini karena usia peserta maksimal 35 tahun,” ujar Dosen bahasa Inggris Prodi Keperawatan UMLA ini.
Dari GYTF Taipei tersebut, Dias mempunyai beberapa catatan diantaranya tentang pentingnya tukar informasi dan pengalaman dalam beberapa topik antar delegasi dari negara-negara lain di dunia. Khususnya tentang solusi dari isu-isu global cara penyelesaianya serta perspektifnya seperti bagaimana.

Dias lantas menceritakan lolosnya dirinya sebagai wakil PTMA di GYTF Taipei ini, berawal dari informasi yang disampaikan KUI (Kantor Urusan Internasional) UMLA. Kualifikasi mengisi persyaratan admistratif dan menulis essai, hingga diumumkan lolos tes dan berangkat ke GYTF Taipei.
Proses inilah yang akhirnya membuat Dias berencana memberikan motivasi kepada mahasiswanya nanti untuk membuka wawasan global agar mempunyai pengalaman internasional. (humas umla/editor: hamim)
