Datangi Halal Center UMLA, Puluhan UMKM Konsultasi Urus Sertifikat
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Momentum musyda Muhammadiyah Lamongan di Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menjadi kesempatan sejumlah UMKM di Kabupaten Lamongan dan sekitarnya untuk konsultasi terkait pengurusan sertifikat halal. Hal ini disampaikan Ketua Halal Center UMLA, Djati Wulan Kusumo, M.Farm, di standa PMB UMLA kemarin.
Ustadz Djati mengucapkan Alhamdulillah, mulai banyak UMKM yang sadar pentingnya sertifikat halal. Mereka konsultasi tentang proses pengurusan sertifikat halal. Hasil konsultasi tercatat data bahwa sebagai besar UMKM atau para pelaku usaha banyak yang belum punya NPWP (Nomer Pokok Wajib Pajak) dan NIB (Nomer Induk Berusaha).

Mengetahui hal ini, lanjut ustadz Djati tentu saja halal Center UMLA akan men-support UMKM yang serius mengurus sertifikasi halal dengan membantu merekam untuk membuat NPWP dan NIB. NIB-NPWP menjadi penting karena merupakan syarat suatu produk bisa dikomersilkan.
Menurut ustadz Djati jumlah UMKM yang konsultasi ada dua jalur. Pertama jalur pendaftaran secara offline tercatat 14 pelaku usaha. Mereka bergerak bidang usaha seperti bumbu cepat saji, bumbu rujak, ikan asap, tempe, dan semisalnya. Sementara 36 pelaku usaha melakukan konsultasi secara online.
Berangkat dari realitas ini tandas ustadz Djati, kesadaran masyarakat untuk membeli produk berlabel halal di Kabupaten Lamongan masih terbilang rendah, karena masih banyak yang tidak memperhatikan sertifikasi halal pada produk yang dibelinya.

Ironisnya, ujar ustadz Djati, masih banyak pula pelaku usaha yang mencantumkan logo halal tanpa sertifikasi. Tentu saja hal ini menjadi tanggung jawab bersama untuk pengawasan produk makanan dan minuman yang halal dan thayib.
“Alhamdulillah komitmen UMKM maupun pelaku usaha untuk mempunyai sertifikat halal sangat kuat. InsyaAllah kami di Halal Center UMLA siap untuk membantu hingga terbitnya sertifikat halal. Tentu saja sesuai prosesdur administratif maupun produk yang halal thayyib,” tegas dosen prodi farmasi UMLA ini. (rilis: humas umla/editor: doni osmon)
