Dosen-Mahasiswa UMLA Aksi Damai Bebaskan Palestina
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG– Ribuan mahasiswa bersama dosen, dan karyawan, termasuk rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menggelar aksi damai bebaskan Palestina. Hal ini dijelaskan Kepala Lesikom Bidang Admisi dan Promosi UMLA, Sulistiyowati, S.ST, M.Kes, bahwa aksi ini sebagai tin dak lanjut dari solidaritas respon Forum Rektor PTMA (Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah), tentang aksi bela Palestina dan mengutuk kekejaman Israel. Aksi ini dilaksanakan serentak di kampus 1 dan kampus 2 UMLA.
Sementara itu, Rektor UMLA, Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep. Ns, M.Kes., menyatakan aksi damai bela Palestina ini berdasarkan sikap Forum Rektor PTMA dengan mengeluarkan Dasa Pernyataan Sikap Aksi Bela Palestina dan Kutuk Israel. Ada sepuluh poin sikap Forum Rektor PTMA, yakni mengutuk aksi Israel atas agresi dan serangan militer terhadap warga sipil Palestina. Mengapresiasi dukungan akademisi, dosen, serta universitas di seluruh dunia yang mengutuk aksi genocide Israel.

Mengecam sikap Amerika dan negara sekutunya yang mendukung Israel. Meminta PBB untuk memaksa Israel melakukan gencatan senjata dan perundingan dengan Palestina. Mendukung Mahkamah Internasional (ICC) untuk mengadili PM Israel dan tokoh lainnya yang mendukung genocide warga Palestina. Mengecam organisasi kerja sama Islam dan semisalnya serta negara-negara Arab yang cenderung mebiarkan Israel melakukan penyerangan ke Palestina disebabkan untuk kepentingan dalam negeri mereka sendiri.
Berikutnya mengapresiasi atas konsistensi dan keberanian Menlu RI di berbagai forum dunia untuk terus memperjuangkan dan mebela kemerdekaan Palestina. Meminta pemerintah RI untuk tidak membuka hubungan diplomatik negara pelaku genocide yakni Israel. Atas nama HAM dan amanat konstitusi RI, bahwa seluruh penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan moral, material, dan spiritual, terhadap perjuangan rakyat Palestina. (humas umla/don)
