Tim Dosen PGSD FSTP UMLA Teliti Pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN– Di era revolusi industri 4.0, isu terkini kegiatan pembelajaran dalam proses pendidikan yaitu mencapai penguasaan materi literasi terpadu dan numerasi. Sehingga, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim mencetuskan program Merdeka Belajar yang bertujuan untuk memberi respon kebutuhan pendidikan terhadap era revolusi industri 4.0.
Merdeka belajar memiliki esensi bahwa peserta didik mempunyai kebebasan dalam berpikir baik secara individu ataupun kelompok. Sehingga di masa mendatang dapat melahirkan peserta didik yang unggul, kritis, kreatif, kolaboratif, inovatif, serta partisipatif.

Melalui program merdeka belajar diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan kemampuan serta keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran. Selain itu, juga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi lulusan, baik soft skills maupun hard skills, agar lebih siap dan relevan dengan kebutuhan zaman, yaitu menyiapkan lulusan sebagai pemimpin masa depan bangsa yang unggul, bermoral dan beretika.
Program mengajar di Sekolah Dasar merupakan salah satu kegiatan dari program kampus merdeka belajar. Program tersebut sesuai dengan mata kuliah praktek lapangan yang ada di Program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Faskultas Sains Teknologi dan Pendidikan (FSTP) Universitas Muuhammadiyah Lamongan (UMLA) yaitu Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP).

PLP merupakan mata kuliah wajib yang harus ditempuh mahasiswa S1 PGSD UMLA, dalam hal ini yaitu mahasiswa semester V yang berjumlah 38 mahasiswa. PLP merupakan salah satu aspek atau kegiatan penting untuk menghasilkan guru yang profesional. Adapun kegiatan PLP yaitu a) melakukan perencanaan dengan bimbingan dosen pembimbing lapangan dan guru pamong; b) pelaksanaannya di sekolah laboratorium/sekolah mitra; dan c) membuat laporan hasil kegiatan. Tujuan dari kegiatan PLP agar dapat mempelajari aspek pembelajaran dan organisasi pendidikan melalui proses pengamatan dan/atau pemagangan mahasiswa (Permenristekdikti No. 55 Tahun 2017).
Kegiatan PLP telah dilaksanakan di lima SD mitra yaitu SD Muhammadiyah 1 Sidoharjo, SDN Tambakrigadung 2, SD Muhammadiyah 1 Babat, MI Muhammadiyah 1 Sukodadi, MI Muhammadiyah 1 Payaman, mulai tanggal 25 Oktober – 06 November 2021. Untuk mengetahui keterlaksanaan PLP dan kebermanfaatan bagi mahasiswa, dosen PGSD, FSTP, UMLA yang dipimpin oleh AF. Suryaning Ati MZ., sebagai ketua peneliti dengan anggota Mochammad Miftachul Huda dan Ahmad Ipmawan kharisma melakukan penelitian tentang “Implementasi MBKM melalui PLP terhadap keterampilan dasar mengajar mahasiswa calon guru”.

Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik survey pada 38 responden, yang merupakan seluruh mahasiswa PGSD UMLA. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pelaksanaan PLP sebesar 26,76 persen yang berarti pelaksanaan PLP telah berjalan dengan sangat baik sesuai dengan nilai kategorisasi mean hipotetik. Sementara itu, rata-rata keterampilan dasar mengajar mahasiswa sebesar 25,66 yang artinya keterampilan mengajar responden adalah dalam kategori baik sesuai dengan nilai katagorisasi mean hipotetik setelah mengikuti kegiatan PLP.
Hasil tersebut menunjukkan bahwa PLP sangat bermanfaat bagi mahasiswa PGSD, FSTP, UMLA, selain memberikan pengalaman praktek lapangan juga memberikan kesempatan mahasiswa untuk menerapkan teori atau konsep yang telah dipelajari di kampus sehingga mahasiswa dapat melatih keterampilan-keterampilannya dalam situasi yang ada dilapangan secara aktual juga bermanfaat dalam memberikan bekal keahlian profesional mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan dasar mengajar mahasiswa. (rilis: AF. Suryaning Ati MZ, Universitas Muhammadiyah Lamongan)
