Tiga AUM Pendidikan Sumberpucung Perkuat Literasi Digital
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Tingkatkan kreatifitas siswa di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pendidikan Sumberpucung menggelar pelatihan digital pada Kamis (14/12) di SMP Muhammadiyah 1 Sumberpucung populer disebut SMPM-One.
Menurut satu guru SMPM-One Sumberpucung, Faradillah Aditya Purnomo, S.Pd, pelatihan ini mendatangkan Founder Inspirasi Cendekia, Choirul Amin. Tujuannya agar AUM pendidikan di Sumberpucung bisa mengikuti perkembangan zaman dalam bidang digital. Selain itu pelatihan ini agar dakwah Muhammadiyah du dunia pendidikan juga semakin meluas.
Menurut Faradillah peserta pelatihan adalah para guru dari SD Muhammadiyah 2 Sumberpucung berjumlah dua orang, perwakilan SMPM-One berjumlah empat orang, serta perwakilan dari SMA Muhammadiyah 2 berjumlah dua orang guru.

Dari perwakilan guru tersebut diharapkan bisa memanfaatkan ilmunya untuk mensyiarkan dakwah Muhammadiyah di bidang pendidikan, terutama AUM Sumberpucung agar lebih dikenal di masyarakat luas melalui media sosial.
Bukan hanya itu, lanjut Faradillah para guru juga diharuskan menyebarkan ilmunya kepada para siswa Muhammadiyah di masing-masing sekolahnya agar lebih kreatif lagi dalam pengunaan gadget.
Juga mampu mengajak siswa berinovasi mengembangkan blog dan akun media sosial milik sekolah. Memang hal ini dikarenakan para siswa zaman modern ini sangat sulit sekali untuk literasi tentang hal yang berkaitan tentang pelajaran. Mereka lebih condong terhadap konten yang kurang bermanfaat.
“Alhamdulillah banyak sekali ilmu yang bisa didapat dari pelatihan ini. Pemateri memberikan penjelasan secara lengkap dan sesuai kebutuhan. Mulai dari bagai mana langkah awal membuat suatu ungahan, menata isi ungahan juga tentang pentingnya membuat angota khusus konten di sekolah,” ujar Faradillah.

Dijelaskan Faradillah bahwa setiap berita yang hendak di ungah ke media sosial agar memiliki judul yang menarik. Sebab judul sangat mempengaruhi minat seseorang dalam membaca suatu ungahan. Selain itu, dalam penggunakan kata juga perlu difariasi seperti jumlah orang ada 10 atau 20 bisa mengunakan kata puluhan.
Masih menurut Faradillah bahwa himbauan pemateri menitik fokuskan agar segera membentuk angota konten (tim) di setiap AUM Muhammadiyah Sumberpucung. Tim ini memfokuskan pada pembuatan konten tentang kegiatan yang terlaksana di sekolah.
“Semoga dengan adanya pelatihan ini kedepannya bisa mencetak generasi yang kreatif, inofatif dan juga gemar literasi. Dan juga bisa mengudarakan nama AUM Sumberpucung baik dari SD,SMP dan juga SMA,” ucap Faradillah. (penulis: ca’hud/editor: hamim)
