Siswa ABA 13 Malang Tanam Toga-Bugar Minum Jamu Tradisional
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Pendidikan anak usia dini di TK ABA 13 Kota Malang memang berbeda dari sekolah lainnya. Kreatifitas merupakan salah satu kunci sukses membentuk siswa untuk mempelajari suatu objek pendidikan dan ilmu pengetahuan.
Itulah yang disampaikan Kepsek TK ABA 13 Kota Malang, Avy Choiriyah, S.Psi, disapa Bu Ria terkait kegiatan siswanya pada (17/2) menetapkan tema tanaman toga dan manfaatnya. Kali ini siswa diberi tugas membawa tanaman toga (tanaman obat keluarga) seperti jahe, kunyit, kencur, dan temu lawak.

Tanaman ini diletakkan di dalam polybag sedemikian rupa lalau diberi nama jenis tanamannya dan dijelaskan manfaatnya untuk kesehatan. salah satunya dengan mengolahnya menjadi minuman herbal alias jamu tradisional.
Misalnya siswa diajarkan tentang olahan kunyit sebagai bahan untuk pewarna makanan, jahe untuk menambah stamina tubuh, dan beberapa tanaman obat lain yang dijelaskan secara bergantian oleh para guru kepada siswa TK ABA 13 Kota Malang. Setelah menerima penjelasan tentang jenis tanaman toga dan manfaatnya, siswa ABA 13 Malang juga disediakan minuman jamu oleh sekolah. Tentu saja jamu tersebut langsung diminum oleh siswa dengan antusias. Sebab jamu merupakan salah satu cara sarana pencegahan penyakit khususnya di musim pancaroba seperti sekarang ini.

Inilah yang dimaksud dengan kecerdasan emosional siswa usia dini, mereka dimotivasi agar kreatif dan mandiri tumbuh kembang sehat jasmani dan rohani. Mari bergabung menjadi bagian keluarga besar TK ABA 13 Kota Malang. (rilis: uty/editor: doni osmon)
