Sinergi Bidan dan Kader, Wujudkan Pelayanan Kesehatan Ibu Nifas yang Berkualitas
TABLOIDMATAHATI.COM, LAMONGAN-Sebagai upaya memperkuat peran kader kesehatan dalam mendukung pelayanan ibu nifas, kegiatan Peningkatan Skill Kader sebagai Ujung Tombak Bidan dalam Pelayanan Kesehatan Ibu Post Partum telah sukses dilaksanakan di Desa Geger, Kabupaten Lamongan, pada Senin (25/8/2024). Kegiatan ini diinisiasi oleh Tim Kegiatan Pengabdian Masyarakat Prodi S1 dan D3 Kebidanan Universitas Muhammadiyah Lamongan (Ponco Indah Arista Sari S.SiT., Bdn., M.Kes; Andri Tri Kusumaningrum S.SiT., Bdn., M.Kes dan Aulia Kurnianing Putri S.ST., Bdn., M.Kes., M.Keb) bersama Bidan dan kader kesehatan desa dengan fokus utama pada edukasi dan pelatihan Sugesti Afirmasi Positif dan Oksitosin Massage.

Sebanyak 15 kader kesehatan antusias mengikuti rangkaian acara yang meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, hingga evaluasi kemampuan. Bidan sebagai fasilitator menjelaskan bahwa pijat oksitosin bukan hanya membantu memperlancar produksi ASI dan mempercepat pemulihan rahim pasca melahirkan, tetapi juga memberi kenyamanan emosional ketika disertai afirmasi positif.
“Kader adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di komunitas. Dengan peningkatan keterampilan ini, kami ingin kader mampu membantu bidan memberikan pelayanan yang optimal bagi ibu post partum,” ujar Bidan Desa.

Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan kader. Mayoritas kader berhasil menguasai teknik pijat oksitosin dengan benar serta mampu menyampaikan afirmasi positif kepada ibu nifas. Hal ini tentu menjadi kabar gembira sekaligus motivasi agar kader lebih percaya diri mendampingi masyarakat.
Selain meningkatkan kompetensi, kegiatan ini juga memiliki nilai strategis. Dengan aktifnya peran kader, cakupan pelayanan kesehatan ibu dan bayi dapat lebih luas dijangkau, sekaligus membantu menurunkan risiko komplikasi masa nifas dan masalah menyusui. (tim pkm umla)
