Santri Boarding SMP Mugi Sukses Gelar Khataman-Tasmi’ Al Quran
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Boarding-SMP Muhammadiyah 9 Gondanglegi populer disebut SMP Mugi sekolah unggulan dan rujukan tingkat regional sukses menggelar tasmi’ (kegiatan mendengarkan hafalan Al Quran di depan umum) serta khataman. Hal ini disampaikan Kepsek SMP Mugi, Drs. Parngadi, M.Pd, usai mendampingi siswanya kegiatan tersebut.
Secara umum dijelaskan ustadz Parngadi mengungkapkan kegiatan di Boarding SMP Mugi ada tasmi’ Al Qur’an yang diikuti beberapa santri. Sedangkan kegiatan kedua adalah program khataman Al Qur’an yang juga diikuti beberapa santri. Program khataman Al Qur’an ini diikuti oleh santri kelas VII-kelas IX. Mereka dinyatakan lulus khataman membaca Al Qur’an 30 Juz dalam waktu yang telah ditentukan.

Santri yang mengikuti program khataman ini, lanjut ustadz Parngadi adalah Wilda Aulia B kelas X, M Hanif Radyansyah kelas VII, Amelia Ayu Wardani kelas X, M Zaky Cahyana kelas VII, Rafif Nabhan kelas X, dan Naufal Fahruddin Syafi’i kelas VII.
Kata ustadz Parngadi, menyempurnakan program khataman ini, beberapa santri telah sukses menyetorkan hafalan Al Qur’an beberapa juz. Ada tasmi’ Juz 1 dan Juz 30 seperti ananda M Galuh Al Gifari Putra kelas VII, ananda Linuwih Nur Dzil Ikram kelas X tasmi’ Juz 3 dan Juz 30, ananda Mizel Sadewo kelas X tasmi’ Juz 29 dan Juz 30.

Berikutnya ananda Yasirrly Amriyah kelas X tasmi’ Juz 1 dan Juz 30, ananda Fristania Aisyah kelas X tasmi’ Juz 1, Juz 29, dan Juz 30, ananda Azzahra Dinda maharani kelas VII tasmi’ Juz 29 dan Juz 30, dan Indra Arinka kelas X tasmi’ Juz 1, Jus 29 dan Juz 30.
Dijelaskan ustadz Parngadi, bahwa program khataman dan tasmi’ ini tidak lepas dari kurikulum yang mengacu kepada kaidah membaca Al Qur’an baik dan benar. Yakni, Tahsin yakni santri diajari memperbaiki bacaan Al Qur’an, Tilawah siswa diperhatian dalam membaca Al Quran kehati-hatiannya, Tajwid siswa diperhatikan ketika mengeluarkan huruf dari tempatnya dengan memberikan sifat-sifat yang dimilikinya, Tahfidz siswa menghafalnya, Tadabbur siswa untuk menerungkan lafal-lafal untuk sampai kepada kandungan maksudnya, Tartil siswa ketika membaca Al Quran secara perlahan dengan tajwid dan makhraj yang jelas dan benar. (doni osmon)
