Revitalisasi SMK Muhammadiyah Kedungtuban Blora
BLORA– Ruang-ruang kelas di SMK Muhammadiyah Kedungtuban, Kabupaten Blora, kedepan akan tampak lebih layak digunakan untuk belajar. Melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan, sekolah tersebut memperoleh bantuan pemerintah yang membawa perubahan nyata bagi guru maupun peserta didik.
SMKM Kedungtuban menerima bantuan sebesar Rp1.299.704.000 yang dimanfaatkan untuk rehabilitasi berat enam ruang kelas serta pengecatan sejumlah ruang lainnya. Perbaikan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Kepala SMK Muhammadiyah Kedungtuban, Siti Imrohatun, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, atas perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas sarana pendidikan.
“Bantuan revitalisasi ini sangat berarti bagi sekolah kami. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti atas bantuan revitalisasi satuan pendidikan sebesar Rp1.299.704.000 untuk rehabilitasi berat enam ruang kelas serta pengecatan ruang lainnya,” ujarnya.
Menurut Siti Imrohatun, rehabilitasi enam ruang kelas tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan. Fasilitas belajar yang semakin baik diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
“Bantuan rehabilitasi enam ruang kelas ini sangat membantu kami dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan di SMKM Kedungtuban,” katanya.
Perubahan itu juga dirasakan para guru. Salah seorang guru SMK Muhammadiyah Kedungtuban, Restuti Widyani, S.Ak., mengatakan revitalisasi sekolah memberikan dampak positif terhadap kegiatan belajar mengajar yang berlangsung setiap hari.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Sarana dan prasarana pembelajaran menjadi lebih baik sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman,” ungkap Restuti.
Suasana belajar yang lebih nyaman turut dirasakan para siswa. Salah seorang siswa kelas XI Akutansi, Airis Yusan Pratama, mengaku gembira melihat sekolahnya direhabilitasi karena memberikan rasa aman dan menambah semangat belajar bersama teman-temannya.
“Saya dan teman-teman merasa lebih aman dan nyaman selama mengikuti kegiatan pembelajaran di kelas. Kami sangat bersyukur sekolah kami mendapatkan bantuan revitalisasi,” tutur Airis.
Di akhir keterangannya, Airis menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, atas perhatian terhadap dunia pendidikan.
“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Bapak Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti. Semoga Bapak Presiden dan Bapak Menteri selalu diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan amanah untuk memajukan pendidikan Indonesia,” ucap Airis. (deny mulya/rilis grup media afiliasimu)
