Bekal Prestasi-Magang Industri, Alumni Teknologi dan Manajemen Perikanan UMM Sukses Juragan Lele di Nganjuk
MALANG – Proses kesuksesan seorang Juang dwi Saputro, S.Pi, sebagai seorang budidaya ikan lele di Desa Ngadirejo, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, tidak lepas dari jurusan Teknologi dan Manajemen Perikanan Prodi Akuakultur Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Sebab dasar-dasar ilmu budidaya perikanan yang digunakan saat ini salah satu sumbernya di dapat saat menempuh kuliah di perikanan UMM.

Itulah sekilas review Juang -begitu Juang dwi Saputro disapa- ketika dirinya lulus kuliah tahun 2022 secara bertahap menekuni dunia budidaya ikan lele di rumahnya. Tepatnya awal tahun 2023 mulai budidaya ikan lele dalam kolam tong kapasitas 200-300 ekor atau sekitar 40 kg per minggu. Alhamdulillah, sekarang kapasitasnya terus bertambah hingga menembus 5-8 kwintal per hari atau sekitar 15 hingga 16 ton per bulan. Hasil panen lele tersebut dipasarkan area Jawa Tengah mulai Solo, Klaten, Boyolali, Sragen, dan Yogjakarta.
Menariknya, Juang sebagai alumni perikanan UMM membagikan tips sukses budidaya ikan lele non mandiri. Pertama percaya diri, belajar langsung dari para pe-budidaya senior apa saja kendala yang dihadapi saat budidaya, dan menggunakan jalur kemitraan (jaringan) sehingga pakan ada yang suplay sedangkan ikan sudah ada yang menampung saat panen.

Pengalaman realita bisnis budidaya ikan lele ini oleh Juang dipadukan dengan pengalaman saat kuliah di perikanan UMM. Diantaranya pengalaman saat magang empat kali di industry membuatnya mengerti berbagai hal tentang bisnis perikanan serta pembentukan karakter seorang pebisnis. Hasilnya bisa lebih cepat menemukan solusi ketika terjadi kendala saat budidaya.
Pengalaman magang industry tersebut dilengkapi teori mata kuliah yang pernah dipelajarinya diantaranya Manajemen Bisnis (mempelajari bagaimana memasarkan dan mengelola hasil perikanan), Manajemen Teknologi Akuakultur (konsep bagaimana mengenal ikan secara detail), Penanganan Penyakit Parasit, dan Manajemen Kualitas Air.

Pengalaman selama kuliah ini, kata Juang juga disempurnakan dengan prestasinya yang pernah mendapatkan dana hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi (Kemendikti) untuk budidaya ikan koi. Budidaya ikan koi ini sukses namun trend pasar yang mulai redup membuat keuntungan dari budidaya ikan koi dijadikan modal budidaya ikan lele hingga berkembang pesat bahkan memiliki dua karyawan dengan omzet ratusan juta per bulan. Ikan lele yang di budidaya spesifikasinya antara mutiara, sangkuriang, dan masamo.
Juang menambahkan, kuliah di jurusan Teknologi dan Manajemen Perikanan UMM Prodi Akuakultur UMM ini sangat prospek untuk masa depan. Sebab memiliki fasilitas praktikum modern dan alat up to date sesuai kebutuhan industry, memiliki jaringan mitra industry berskala nasional hingga internasional untuk magang mahasiswa, serta para dosennya komunikatif bahkan pakar di bidang keahlian teknologi dan manajemen perikanan atau akuakultur. (humas/don)
