Program P5 Siswa Smamuda Sumberpucung Karya Sabun Cuci Bahan Daun Lerak
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG – Siswa SMA Muhammadiyah 2 Sumberpucung disingkat Smamuda manfaatkan kekayaan alam dengan program P5 (Project Profil Penguatan Pelajar Pancasila) praktik membuat sabun detergen cair dari daun Lerak Selasa 27/8.
Dijelaskan salah satu guru Smamuda, Devi Maya Mukti .S.Pd, sebagai pemateri pembuatan sabun dari daun Lerak ini mengatakan bahwa tema P5 pada tahun ini memiliki tujuan agar menggunakan kekayaan alam yang sejatinya memiliki banyak sekali manfaatnya.

“Pastinya sebelum adanya edukasi ini para siswa akan meremehkan berbagai macam tanaman yang ada di sekitarnya. Salah satunya daun Lerak, yang bisa diolah menjadi sabun detergen cair,” ujarnya.
Nah, maka para siswa diajak untuk mau berkarya. Selain itu, edukasi ini juga mengajak para siswa agar tidak sering sering menggunakan produk kimia. Yang memang kurang baik bagi kesehatan tubuh.
Memang, saat ini tidak akan terlihat efeknya. Namun 7-10 tahun ke depan akan muncul efek dari berbagai macam produk kimia yang kita pakai. Edukasi ini berlangsung selama dua hari. Selama itu siswa diberikan materi tentang apa saja manfaat detergen dari daun Lerak, keunggulannya, cara penggunaan kemudian praktik pembuatan detergen cair daun Lerak.

“Saat praktik produk sudah kita tes PH menggunakan kertas universal. Setelah itu mereka mempresentasikan hasil akhirnya. Nah, produk yang telah mereka buat juga dicoba pada baju yang sengaja dikotori, kemudian di cuci pakek sabun Lerak itu,” kata Maya.
Alhamdulillah hasilnya bisa dilihat kotoran yang ada hilang tanpa noda. Dari sini siswa bisa mengetahui mereka bisa hemat, mencintai bumi, karena detergen dari daun Lerak ini sangat baik buat lingkungan.
Ikmal Hatim, siswa kelas X mengatakan bahwa edukasi ini sangat bermanfaat dan juga memberikan pengetahuan baru baginya. Karena dari 1 kilo gram daun Lerak bisa dipakai selama 3 bulan.
Manfaat yang lainnya baju yang di cuci menggunakan daun Lerak, setelah kering bisa langsung dipakai. Berbeda dengan detergen kimia, yang aman di gunakan setelah 3 hari baju di cuci. “Kedepannya, semoga teman di Smamuda bisa memanfaatkan kekayaan alam lainnya. Bukan hanya pada daun Lerak. Sehingga kelestarian alam terjaga dan juga keterampilan siswa dapat terasah,” ucapnya. (humas smamuda/ca’ hud)
