Prodi PAI UMM Pembekalan PKL Mahasiswa
TABLOIDMATAHATI.COM, MALANG-Usai sambutan pelepasan dari Dekan Fakultas Agama Islam (FAI), rangkaian pembekalan Praktik Kerja Lapangan (PKL) mahasiswa Pendidikan Agama Islam (PAI) dilanjutkan dengan sesi pelatihan bertajuk “Service Excellence and Hospitality”. Materi ini disampaikan oleh Teguh Hadi Saputro, M.A.—dosen Bahasa Inggris FKIP UMM sekaligus General Manager Hotel Kapal UMM dan My Dormy Hostel.
Dalam paparannya, Teguh menyampaikan bahwa layanan prima dan sikap hospitality merupakan bagian penting dalam dunia pendidikan, terutama dalam membentuk citra sekolah dan kepribadian tenaga kependidikan. Mengangkat tema “Building trust through your professionalism”, Teguh menjelaskan bahwa sekolah sejatinya juga merupakan lingkungan jasa. “Kita melayani siswa, guru, staf administrasi, hingga orang tua. Setiap tindakan kita berkontribusi terhadap citra pribadi dan reputasi institusi,” tegasnya
Pemateri menggarisbawahi bahwa sekolah sejatinya adalah tempat berbagai elemen sivitas akademika memberikan pelayanan terbaik kepada siswa, orang tua, dan masyarakat. “Pelayanan yang baik berdampak langsung pada citra sekolah dan branding pribadi kita sebagai pendidik,” ungkapnya.
Lebih jauh, Teguh menekankan bahwa hospitality menjadi poin penting yang harus dibangun di sekolah, dan hal itu tidak bisa dilepaskan dari sikap personal individu. Menurutnya, ketika seseorang memiliki attitude value yang positif, maka personal branding akan terbangun dengan sendirinya. Dalam konteks pendidikan, hospitality bisa diwujudkan melalui pelayanan ramah dan profesional dari pimpinan hingga tenaga kependidikan di sekolah.

Peserta pelatihan diajak untuk memahami lima pilar utama layanan prima, yaitu: Penampilan Profesional, Komunikasi Efektif, Sikap Positif, Konsistensi dan Keandalan, serta Antisipasi dan Empati.
Menurut Teguh, pelayanan yang baik bukan hanya urusan teknis, tetapi mencerminkan hati dan sikap. “Hospitality itu bukan sekadar tugas, tapi sikap. Kita tidak hanya memberi instruksi, tetapi juga memberikan kepedulian,” jelasnya di hadapan peserta.
Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan praktis, Teguh juga mengajak mahasiswa PAI FAI UMM untuk melakukan simulasi pelayanan langsung dan refleksi diri. Salah satu pertanyaan yang menggugah peserta adalah: “What kind of intern do you want to be remembered as?”
Pelatihan ini menjadi bekal awal penting bagi mahasiswa PAI untuk siap menghadapi dinamika dunia kerja, khususnya saat menjalani PKL. Sebagaimana disampaikan dalam penutupnya, Teguh mengajak peserta untuk memiliki komitmen pelayanan yang berlandaskan integritas dan kepedulian: “I commit to serve with kindness, patience, and integrity.”
Rangkaian pembekalan ini menjadi salah satu bentuk keseriusan Prodi PAI FAI UMM dalam mempersiapkan mahasiswanya tidak hanya secara akademis, tetapi juga secara profesional dan etis dalam dunia pendidikan yang semakin kompetitif. (humas pai umm/dian)
